HUT RI ke-81, Rio Pattiselanno Dorong Surabaya Menuju Integrated Government

SURABAYA (Kabarjawatimur) – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Surabaya untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pdt. Rio Pattiselanno, mendorong Surabaya tidak berhenti pada digital government, tetapi mulai menuju integrated government.

Hal itu disampaikan Rio saat dimintai pandangannya terkait harapan untuk Surabaya di momentum HUT ke-81 RI, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, kemerdekaan harus bisa dirasakan masyarakat melalui pelayanan pemerintah yang cepat, mudah, transparan dan tidak berbelit.

“Dalam hal peningkatan pelayanan publik, paling tidak warga sudah merasakan kemerdekaannya juga,” ujar Rio.

Ia mencontohkan, warga tidak seharusnya menghadapi antrean panjang, proses yang rumit maupun pengisian data berulang saat mengakses layanan pemerintah.

“Informasi harus mudah diakses dan pengaduan masyarakat benar-benar ditindaklanjuti oleh Pemkot Surabaya,” tegasnya.

Rio mendorong penerapan konsep satu warga, satu data, satu identitas, banyak layanan. Artinya, berbagai aplikasi milik Pemkot Surabaya harus saling terintegrasi sehingga masyarakat tidak perlu memasukkan data yang sama berulang kali.

“Surabaya ke depan harus bergerak dari digital government menuju integrated government,” katanya.

Menurut Rio, Surabaya juga tidak cukup hanya mengandalkan teknologi, infrastruktur dan gedung-gedung modern. Kota Pahlawan harus menjadi Human-Centered Smart City, dengan teknologi yang benar-benar memudahkan kehidupan masyarakat.

“Teknologi bukan tujuan akhir, tetapi harus membuat manusia lebih mudah hidup. Warga pada akhirnya memiliki pengalaman yang sama dalam berteknologi di Kota Surabaya,” jelasnya.

Sementara terkait perayaan Agustusan, Rio meminta kegiatan digelar semarak, inklusif dan tetap tertib. Ia mendorong kegiatan berbasis kampung dengan melibatkan UMKM, ramah anak serta tidak membebani warga.

“Usia 81 tahun Kemerdekaan RI bukan hanya momentum menghiasi Surabaya dengan Merah Putih, tetapi memastikan setiap warga benar-benar merasakan kemerdekaan melalui pelayanan pemerintah yang cepat, mudah, transparan, inklusif dan humanis,” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *