Bupati Gresik: Job Fair Tematik 2026 Bukan Gimmick, Ribuan Loker Disiapkan

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan penyelenggaraan Job Fair Tematik 2026 bukan sekadar agenda seremonial atau gimmick. Kegiatan yang digelar di Icon Mall Gresik, Jumat (17/7), menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Gresik membangun sistem penempatan tenaga kerja yang transparan, terukur, dan sesuai kebutuhan industri.

“Job fair ini bukan gimmick. Seluruh prosesnya dapat dipertanggungjawabkan, mulai pendaftaran, seleksi hingga penempatan kerja. Semuanya tercatat dalam sistem sehingga bisa dievaluasi,” kata Gus Yani.

Menurutnya, tingginya UMK Gresik harus diimbangi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Masuknya investasi dan perkembangan teknologi industri menuntut tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan.

Karena itu, Pemkab Gresik terus memperkuat pelatihan dan sertifikasi kompetensi melalui berbagai organisasi perangkat daerah. Yani juga mengajak perusahaan aktif menyampaikan kebutuhan tenaga kerja kepada Dinas Tenaga Kerja agar proses rekrutmen lebih terbuka dan mudah diakses masyarakat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Zainul Arifin mengatakan Job Fair Tematik merupakan implementasi Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Lokal.

Pada Job Fair Tematik 2026, Disnaker menyediakan 1.976 lowongan pekerjaan. Jika digabung dengan mini job fair yang berlangsung Januari-Juni 2026, total lowongan yang telah difasilitasi Pemkab Gresik mencapai 3.677 posisi.

Evaluasi pelaksanaan Job Fair 2025 menunjukkan dari 2.968 kebutuhan tenaga kerja yang difasilitasi melalui Gresikerja, sebanyak 1.058 tenaga kerja berhasil ditempatkan di dalam negeri dan 391 pekerja migran Indonesia (PMI) berhasil bekerja di luar negeri. Sementara 396 lowongan belum terisi karena membutuhkan kompetensi khusus.

“Mulai tahun ini seluruh perusahaan peserta Job Fair wajib melaporkan hasil rekrutmen maksimal tiga bulan setelah kegiatan agar efektivitas penempatan tenaga kerja dapat dievaluasi,” ujar Zainul.

Hingga Juli 2026, kebutuhan tenaga kerja di Gresik masih didominasi lulusan SMK dan SMA dengan 3.145 lowongan, disusul lulusan S1 sebanyak 377 lowongan, D3 sebanyak 111 lowongan, D1/D2 sebanyak 20 lowongan, SMP 14 lowongan, dan SD 20 lowongan.

Untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja, sepanjang 2025 Disnaker Gresik telah melatih 756 peserta, terdiri atas pencari kerja dan peserta program pendamping ijazah SMK. Sekitar 85 persen di antaranya telah terserap ke dunia kerja.

Selain bursa kerja, Job Fair Tematik 2026 menghadirkan seminar “Link and Match Pendidikan dengan Dunia Industri” bersama Dahlan Iskan. Ia menilai program magang menjadi kunci utama membangun keterkaitan antara pendidikan dan kebutuhan industri.

Menurut Dahlan Iskan, pendidikan membekali seseorang dengan pengetahuan (how to know), pelatihan mengajarkan keterampilan (how to do), sedangkan magang memberikan pengalaman nyata yang membentuk kesiapan seseorang memasuki dunia kerja.

“Kalau menurut saya, urutannya nomor satu adalah magang, nomor dua pelatihan, baru kemudian pendidikan. Magang menjadi kunci karena di sanalah seseorang benar-benar belajar bekerja di lingkungan industri,” ujarnya.

Dahlan mendorong Pemkab Gresik memperluas kolaborasi dengan dunia usaha agar program magang semakin masif dan terstruktur. Ia juga berharap Gresik dapat menjadi daerah percontohan dalam membangun link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri melalui sinergi bersama Pemprov Jatim.

Pada kesempatan itu, Bupati Yani juga melantik 12 Jaga Migran Rangers (JMR) dari enam kecamatan kantong PMI sebagai ujung tombak edukasi, pendampingan, serta pencegahan penempatan pekerja migran secara nonprosedural.

Job Fair Tematik 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ana, pencari kerja asal Kebomas, berharap kegiatan serupa terus digelar dengan melibatkan lebih banyak perusahaan sehingga peluang kerja bagi warga Gresik semakin terbuka.

Reporter : Azharil Farich

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *