SURABAYA ( Kabarjawatimur.com) – Anggota DPR RI Fraksi PKS, Reni Astuti, merayakan Milad ke-24 PKS dengan cara berbeda dan penuh makna. Bersama para pengemudi ojek online (ojol) perempuan di Surabaya, Reni menggelar tasyakuran sekaligus menjadikan momentum tersebut untuk menyuarakan pentingnya kebijakan nyata bagi para pekerja di Hari Buruh Internasional 2026.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan itu menjadi simbol rasa syukur, kepedulian, serta semangat pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pekerja perempuan yang selama ini berjuang menopang ekonomi keluarga.
Dalam kesempatan itu, Reni menegaskan bahwa peringatan 1 Mei sebagai Hari Buruh Nasional tidak boleh sekadar menjadi agenda tahunan tanpa hasil konkret.
“1 Mei jangan sampai terlewati begitu saja. Hari Buruh harus menjadi momentum lahirnya kebijakan pemerintah yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pekerja, termasuk ojol perempuan,” ujar Reni Astuti, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek online perempuan memiliki kontribusi besar bagi perekonomian, namun masih membutuhkan perhatian serius terkait perlindungan kerja, jaminan sosial, akses kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan.
Reni juga menyampaikan apresiasi kepada para ojol perempuan yang dinilainya sebagai sosok tangguh. Selain bekerja mencari nafkah, mereka juga tetap menjalankan peran penting dalam keluarga.
“Perempuan-perempuan hebat ini adalah kekuatan bangsa. Semangat juang mereka harus mendapat dukungan nyata dari negara,” tegasnya.
Ia menambahkan, tasyakuran Milad PKS bersama ojol perempuan bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk nyata hadir di tengah masyarakat dan mendengarkan langsung aspirasi para pekerja.
Reni berharap Hari Buruh 2026 menjadi titik awal lahirnya kebijakan ketenagakerjaan yang lebih adil, inklusif, dan menyentuh seluruh lapisan pekerja, baik formal maupun informal di Indonesia.

