SURABAYA – Tiga persoalan utama warga Warugunung, yakni layanan PDAM, sengketa tanah dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BWS), serta jalan inspeksi, menjadi perhatian Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Fraksi PSI, Josiah Michael, S.H., M.H., dalam reses bersama warga RT 01/RW 01, Kelurahan Warugunung, Kecamatan Karangpilang, Kamis (8/10/2026) malam.
Reses yang digelar di Balai RT 01/RW 01 mulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut menjadi ruang dialog antara Josiah dan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan serta kebutuhan lingkungan yang membutuhkan tindak lanjut.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Ranting PSI Kelurahan Warugunung Sudarsono bersama jajaran, Ketua RW 01 Rudi, Ketua RT 01 Teri, serta sejumlah warga RT 01/RW 01 Warugunung.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Masa Reses Tahun Sidang Ketiga Masa Persidangan Pertama Tahun Anggaran 2026.
Josiah mengatakan, reses merupakan kegiatan resmi kedewanan sekaligus kewajiban anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna menyerap aspirasi konstituen.
“Memang kegiatan ini merupakan kegiatan resmi kedewanan, dan anggota dewan wajib kembali turun ke konstituen dalam rangka menyerap aspirasi. Ini kegiatan rutin yang harus dilakukan anggota DPRD,” ujar Josiah.
Menurutnya, pertemuan langsung dengan masyarakat penting untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan sekaligus mencari langkah penyelesaian sesuai kewenangan yang dimiliki.
“Semua aspirasi pasti kita terima dan kita tampung. Sebisa mungkin yang bisa kita bantu akan kita bantu,” katanya.
Dari hasil dialog bersama warga, Josiah menyebut ada tiga persoalan yang cukup mencolok dan menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk ditindaklanjuti.
“Yang paling mencolok ada tiga hal. Pertama terkait PDAM, yang menjadi persoalan kelompok konstituen. Kedua permasalahan sengketa tanah dengan BWS. Ketiga permasalahan jalan inspeksi. Tiga hal ini yang menjadi PR. Mudah-mudahan bisa terwujud untuk warga,” ujarnya.
Josiah menjelaskan, dirinya hadir di wilayah tersebut setelah menerima komunikasi dari masyarakat yang sebelumnya menyampaikan sejumlah persoalan.
“Biasanya saya melakukan kegiatan di wilayah yang memang menjadi wilayah pemilih saya. Kebetulan saya berada di Dapil 5. Tetapi ada teman-teman dari sini yang menyampaikan permasalahan warga kepada saya. Karena melihat ternyata cukup banyak kebutuhan warga yang memerlukan perhatian, akhirnya saya putuskan untuk menggelar reses di sini,” jelasnya.
Ia menegaskan, aspirasi warga akan menjadi bahan untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme kelembagaan DPRD.
“Aspirasi masyarakat tentu menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas kami sebagai anggota DPRD. Apa yang disampaikan warga akan kami tampung dan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui mekanisme kelembagaan DPRD,” tegasnya.
Selain tiga persoalan tersebut, warga juga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai kebutuhan maupun persoalan pelayanan masyarakat lainnya.
Josiah berharap warga tetap menjaga kekompakan dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan mereka.
“Harapan kita tentu supaya warga tetap solid dan kompak, karena permasalahan warga harus diselesaikan secara bergotong royong dan bersama-sama,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah membuka ruang komunikasi sehingga dirinya dapat mengetahui secara langsung berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.
“Terima kasih sudah menerima saya sebagai anggota legislatif, warga mau membuka pintu, sehingga kami bisa berpartisipasi. Saya sebagai anggota dewan bisa membantu dan memperjuangkan permasalahan warga di sini,” pungkasnya.

