Polrestabes Surabaya Selidiki Insiden Bentrokan Yang Diduga Tewaskan Satu Dari Pesilat

SURABAYA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya terus mempercepat penyelidikan terkait insiden bentrokan yang menewaskan satu orang yang diduga dari pesilat.

Menurut petugas, beberapa saksi yang berada didaerah Mulyorejo Surabaya sudah dimintai keterangan, sementara berbagai barang bukti dan petunjuk terus dikumpulkan untuk mengungkap pelaku.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, menyatakan jika proses penyelidikan dilakukan secara intensif agar seluruh fakta hukum dapat terungkap secara terang.

“Kami (penyidik) telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Keterangan para saksi tersebut dipadukan dengan bukti-bukti lain yang ditemukan di lapangan guna mengidentifikasi pelaku maupun kronologi peristiwa secara utuh,” tutur AKBP Edy, pada Rabu (17/6).

Hingga saat ini, lanjut Edy, anggota masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mengumpulkan berbagai petunjuk yang ada di lokasi kejadian. Kami optimistis dalam waktu dekat pelaku dapat diungkap dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurutnya, seluruh proses penyidikan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan alat bukti yang sah agar penanganan perkara berjalan objektif.

Hingga saat ini, polisi mengonfirmasi terdapat satu korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi. Namun demikian, penyidik masih terus melakukan pendataan untuk memastikan apakah terdapat korban lain dalam insiden tersebut.

“Anggota sudah mengidentifikasi terdapat satu korban meninggal dunia. Selanjutnya kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah ada korban lain yang belum terdata,” imbuhnya.

Terkait dugaan bentrokan yang melibatkan kelompok pesilat dengan warga maupun kelompok tertentu, polisi belum mengambil kesimpulan.

AKBP Edy Herwiyanto menegaskan bahwa seluruh kemungkinan masih dalam proses penyelidikan. Penyidik akan mengungkap fakta berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, barang bukti, serta hasil olah tempat kejadian perkara.

Hingga saat ini, pihak Polrestabes Surabaya belum dapat menyimpulkan siapa saja pihak yang terlibat. Semua masih dalam tahap penyelidikan agar peristiwa ini menjadi terang dan nantinya hasil akan disampaikan ke publik secara transparan.(*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *