Surabaya ( Kabarjawatimur.com) – Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Dr. Akmarawita Kadir, menyatakan dukungan penuh sekaligus apresiasi terhadap peluncuran program Medical Tourism yang diinisiasi Pemerintah Kota Surabaya dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya (HJKS).
Menurut Akmarawita, langkah tersebut merupakan terobosan strategis yang menunjukkan bahwa Surabaya terus berkembang sebagai kota metropolitan dengan layanan kesehatan yang maju, modern, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Program ini sangat positif dan patut diapresiasi. Surabaya memiliki banyak rumah sakit dengan fasilitas lengkap, tenaga medis profesional, serta layanan kesehatan yang terus berkembang. Ini menjadi kekuatan besar untuk menarik pasien dari luar daerah maupun luar negeri,” ujar Akmarawita, Rabu (22/4/2026).
Ia menilai, hadirnya program Medical Tourism tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebab, sektor pendukung seperti perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pariwisata akan ikut bergerak seiring meningkatnya kunjungan pasien dan keluarga pendamping.
“Medical Tourism ini memiliki efek ganda. Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan dalam negeri, juga mampu menggerakkan roda ekonomi Kota Surabaya,” katanya.
Akmarawita juga mendorong agar seluruh rumah sakit yang tergabung dalam program tersebut terus meningkatkan mutu pelayanan, transparansi biaya, serta kemudahan akses informasi bagi masyarakat.
“Yang paling penting adalah kualitas layanan harus terus dijaga. Pasien harus merasa nyaman, aman, dan mendapatkan kepastian pelayanan terbaik,” tegasnya.
Ia optimistis, dengan kolaborasi antara pemerintah kota, rumah sakit, dan sektor swasta, Surabaya akan semakin dikenal sebagai destinasi utama layanan kesehatan di kawasan Indonesia timur.
“Surabaya punya potensi besar menjadi pusat layanan kesehatan rujukan. Ini momentum yang harus dijaga dan dikembangkan bersama,” pungkasnya.
Surabaya – Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Dr. Akmarawita Kadir, menyatakan dukungan penuh sekaligus apresiasi terhadap peluncuran program Medical Tourism yang diinisiasi Pemerintah Kota Surabaya dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya (HJKS).
Menurut Akmarawita, langkah tersebut merupakan terobosan strategis yang menunjukkan bahwa Surabaya terus berkembang sebagai kota metropolitan dengan layanan kesehatan yang maju, modern, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Program ini sangat positif dan patut diapresiasi. Surabaya memiliki banyak rumah sakit dengan fasilitas lengkap, tenaga medis profesional, serta layanan kesehatan yang terus berkembang. Ini menjadi kekuatan besar untuk menarik pasien dari luar daerah maupun luar negeri,” ujar Akmarawita, Rabu (22/4/2026).
Ia menilai, hadirnya program Medical Tourism tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebab, sektor pendukung seperti perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pariwisata akan ikut bergerak seiring meningkatnya kunjungan pasien dan keluarga pendamping.
“Medical Tourism ini memiliki efek ganda. Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan dalam negeri, juga mampu menggerakkan roda ekonomi Kota Surabaya,” katanya.
Akmarawita juga mendorong agar seluruh rumah sakit yang tergabung dalam program tersebut terus meningkatkan mutu pelayanan, transparansi biaya, serta kemudahan akses informasi bagi masyarakat.
“Yang paling penting adalah kualitas layanan harus terus dijaga. Pasien harus merasa nyaman, aman, dan mendapatkan kepastian pelayanan terbaik,” tegasnya.
Ia optimistis, dengan kolaborasi antara pemerintah kota, rumah sakit, dan sektor swasta, Surabaya akan semakin dikenal sebagai destinasi utama layanan kesehatan di kawasan Indonesia timur.
“Surabaya punya potensi besar menjadi pusat layanan kesehatan rujukan. Ini momentum yang harus dijaga dan dikembangkan bersama,” pungkasnya.

