Surabaya ( Kabarjawatimur.com) – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan, khususnya para ibu, menjadi salah satu kunci penting dalam membentuk karakter generasi sekaligus menopang perekonomian keluarga.
Hal itu disampaikan Fathoni usai menerima audiensi komunitas Ibu Semangat Indonesia Kuat (ISIK) di kantor DPRD Surabaya, Jumat.17 april 2026
“Seorang ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari ibu lahir generasi penerus bangsa yang hebat. Karena itu, ketika ibu-ibu juga diberdayakan secara ekonomi melalui pelatihan dan UMKM, dampaknya akan sangat besar,” ujar Fathoni.
Ia menjelaskan, ISIK selama ini dikenal aktif mendorong pemberdayaan perempuan, terutama ibu rumah tangga, melalui pelatihan keterampilan serta penguatan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Menurut politisi Partai Golkar tersebut, langkah komunitas itu patut diapresiasi karena telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas perempuan. Selain memperkuat kemandirian keluarga, peran itu juga dinilai membantu memperkokoh struktur sosial masyarakat.
Fathoni juga mengaitkan pentingnya pemberdayaan perempuan dengan penguatan konsep Kampung Pancasila yang saat ini terus didorong di berbagai wilayah Surabaya.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tidak cukup diwujudkan dalam simbol maupun kegiatan seremonial semata, tetapi harus hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui keluarga.
“Kampung Pancasila tidak bisa berdiri tanpa peran keluarga, dan di dalam keluarga ibu menjadi kunci. Ketika ibu berdaya, nilai gotong royong, kemandirian, dan kepedulian sosial akan tumbuh secara alami di lingkungan masyarakat,” katanya.
Ia menilai komunitas seperti ISIK memiliki posisi strategis dalam menghidupkan nilai-nilai tersebut melalui berbagai kegiatan nyata, mulai pelatihan keterampilan, penguatan ekonomi keluarga, hingga keterlibatan sosial di tingkat kampung.
Karena itu, Fathoni mendorong agar program pemberdayaan perempuan terus diperkuat melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota Surabaya.
Menurutnya, dukungan pemerintah penting untuk memperluas jangkauan program, baik melalui pelatihan lanjutan, akses permodalan, maupun fasilitasi pemasaran produk UMKM.
“Ketika ibu diberdayakan, maka bukan hanya ekonomi keluarga yang tumbuh, tetapi juga kualitas generasi ke depan ikut meningkat. Ini sejalan dengan semangat Kampung Pancasila yang menempatkan keluarga sebagai fondasi utama,” pungkasnya.

