SURABAYA ( KABAR JATIM) – Aktivitas sejumlah warung remang remang di kawasan pesisir sekitar Jembatan Suramadu diduga masih berlangsung meski telah memasuki bulan suci Ramadan. Dari pantauan media di lapangan, tempat tersebut tetap beroperasi pada malam hari dengan menghadirkan musik keras serta pemandu lagu.Kamis 5 Maret 2026 malam
Beberapa warung terlihat masih melayani pengunjung seperti hari-hari biasa. Musik terdengar cukup keras hingga larut malam, sementara sejumlah perempuan yang diduga sebagai pemandu lagu tampak menemani para tamu.
Kondisi ini menimbulkan sorotan karena aktivitas tersebut berlangsung di tengah suasana Ramadan yang seharusnya lebih kondusif dan menghormati umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Dari pantauan media, hingga kini belum terlihat adanya penertiban dari aparat. Situasi tersebut membuat sebagian warga menilai aparat terkesan tutup mata terhadap aktivitas warung pangku yang tetap beroperasi.
“Setiap malam masih ramai, ada musik juga. Sepertinya belum ada penertiban,” ujar salah satu pengunjung sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap pemerintah kota melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya segera turun tangan melakukan pengecekan dan penertiban apabila terbukti terjadi pelanggaran aturan selama Ramadan.
Penertiban tempat hiburan malam biasanya menjadi bagian dari operasi ketertiban yang digelar pemerintah daerah setiap memasuki bulan suci, guna menjaga ketentraman dan menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah.

