SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)- Polsek Semampir dan juga Polres Tanjung Perak masih buru pelaku pembacokan Wonokusumo Jaya guna ungkap motif Pembunuhan di Jalan Wonokusumo Jaya, Semampir, Surabaya pada, Minggu (18/1) dini hari.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kasihumas Polres Tanjung Perak Iptu Suroto yang menyebut masih dalam penyelidikan. “Kasusnya masih kita lakukan penyelidikan guna membekuk pelaku serta apa motifnya,” jelas Suroto, Senin (19/1/2026).
Ketika disebutkan jika korban inisial UF pemuda asal Surabaya Utara, sebab beredar dimedia sosial ucapan berbela sungkawa, Kasihumas Polres Tanjung Perak masih belum memberikan statmen resmi. “Kami konfirmasi dulu ya mas,” imbuhnya.
Sebelumnya dikabarkan, sesosok mayat pria berumur darah karena luka bacok ditemukan tewas di depan Warkop Coffee Black dengan luka bacok parah di bagian perut diketahui sekitar pukul 04.15 WIB.
Kondisinya, terlentang menghadap ke arah selatan. Berdasarkan pemeriksaan awal di TKP, kuat dugaan pria tersebut merupakan korban penganiayaan berat atau pembacokan.
Kapolsek Semampir Kompol Herry Iswanto membenarkan kejadian tersebut dan saat ini pihak kepolisian sudah menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami menerima laporan, bersama piket fungsi langsung mendatangi TKP dan mengamankan lokasi, serta meminta keterangan saksi-saksi,” kata Herry, Minggu (18/1/2025).
Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih melakukan penyelidikan dan identitas korban belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen pengenal di tubuhnya.
Dilokasi, polisi hanya menemukan satu unit sepeda motor Honda Stylo berwarna abu-abu dengan nomor polisi L 5506 DAM yang terparkir menggunakan standar samping di dekat lokasi korban tergeletak,” imbuh Kapolsek.
Proses olah TKP melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Pamapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak, tim Inafis, BPBD Kota Surabaya, hingga Satpol PP Kecamatan Semampir. Petugas juga telah memeriksa tiga orang saksi, termasuk penjaga warkop dan warga sekitar, untuk menggali keterangan lebih lanjut.
Sekitar pukul 06.15 WIB, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans Pemkot Surabaya menuju RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk dilakukan visum. (*)

