Kos Pasutri Kupang Gunung Diobok Obok Maling, Motor dan Barang Paket Raib

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)- Aksi pencurian dengan diarea kos terjadi di Kupang Gunung Timur 6/35 Surabaya pada, Senin 10 Pebruari 2025 lalu, diketahui sekira pukul 01.00 Wib, terekam jelas camera CCTV kampung tersebut.

Tampak dalam rekaman jelas itu, satu orang menuntun motor korban dengan santai, dan dua pelaku lainnya mengikuti dari belakang dengan berjalan kaki.

Motor milik pasangan suami istri (pasutri) Sri Sugiarti (33) asal Desa Baturan, Blambangan Rt. 004 Rw 0019 Kel. Trihanggo Kec. Gam,ping Kab. Sleman Yogjakarta disatroni maling saat keadaan sepi

Kendaraan jenis Honda Beat Street Tahun 2019 warna Hitam, Nopol AB-3064-WX, itu sebelumnya diparkir di gang sebelah kost tempat korban dengan kondisi sudah dikunci setir

Saat itu, korban dan suaminya pulang kampung sejak hari Sabtu 08 Pebruari 2025, dan pada saat kejadian, pelapor ini baru saja kembali ke surabaya ke tempat kostnya dan diketahui sepeda motor milik sudah hilang.

Kepada media ini korban bercerita jika, saat kejadian korban sedang pulang kampung 2 hari. Dan sesampainya lokasi kos, ketika mau cek paketan yang datang tanggal 9 sore pukul 14:43 wib.

“Saya buru-buru ke dalam mau ambil paketan ternyata saat dicari-cari motor sudah hilang. Info warga sebelumnya yang cek CCTV ada 3 orang bawa motor Beat Street hitam ada jas hujan warna hijau itu milik saya,” jelas Sri, Senin (24/2/2025).

Ketika sadar dan baru saja motornya dibawa kabur orang, korban smpat mengejar walaupun selisih 1 jam dari pelaku awal bereaksi.

Setelah sekitar kurng lebih 30 meter muter-muter mencari dan tiada hasil, kemudian diputuskan untuk melapor ke polsek Sawahan pada pukul pukul 02:00 wib.

“Saya langsung lapor Polisi karena takut kejadian motor itu dibuat yang bukan karena nama saya, ternyata hingga saat ini belum juga ketemu,” pungkas Korban Sri.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Agus Subagio membenarkan aksi pencurian itu dan korban juga sudah membuat laporan polisi.

“Iya, korban sudah laporan dan masih kami selidiki kasusnya,” pungkas Kanit Iptu Agus (*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *