GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar Pasar Murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Desa Racitengah, Kecamatan Sidayu, dan Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Sabtu (1/8/2026).
Program tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Beras premium dijual Rp14.000 per kilogram, beras medium SPHP Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, telur ayam ras Rp20.000 per pak, serta daging ayam ras Rp30.000 per pak.
Selain itu, tersedia pula kebutuhan bumbu dapur, seperti bawang putih dan bawang merah masing-masing Rp6.000 per 250 gram, serta paket cabai Rp5.000 per 200 gram.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Pasar Murah di Desa Racitengah merupakan pelaksanaan ke-89 yang digelar Pemprov Jatim. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas.
“Kita hari-hari ini memaksimalkan untuk menyapa masyarakat dengan menyiapkan logistik yang kira-kira sangat terjangkau, karena memang harganya jauh di bawah harga pasar. Keterjangkauan logistik ini menjadi penting sehingga masyarakat bisa lebih tenang. Harapan kita, inflasi ini terus bisa kita kendalikan,” ujar Khofifah.
Menurutnya, keberadaan Pasar Murah tidak hanya membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga di pasaran. Ketika kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau, daya beli masyarakat dapat dipertahankan dan tekanan inflasi dapat diminimalkan.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Salah seorang warga Desa Racitengah, Dewi, mengaku terbantu dengan adanya Pasar Murah karena harga kebutuhan pokok jauh lebih murah dibandingkan di toko maupun pasar.
“Harganya lebih murah dibandingkan di toko-toko,” ujarnya usai berbelanja.
Pemprov Jawa Timur berkomitmen terus menggelar Pasar Murah di berbagai daerah sebagai langkah nyata menjaga pasokan pangan, menekan gejolak harga, dan memberikan perlindungan terhadap daya beli masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga membagikan ratusan bendera Merah Putih kepada warga sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembagian bendera itu sekaligus menjadi ajakan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Reporter : Azharil Farich

