Polsek Wonocolo Surabaya Amankan Pelaku Penggelapan, Ngaku Baru 7 Kali

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)- Spesial pelaku penggelapan dan penipuan kendaraan bermotor diamankan oleh Reskrim Polsek Wonocolo Surabaya. Pelaku bernama Dio asal
Jalan Kembang Kuning Surabaya yang mengaku baru 7 kali beraksi.

Dalam setiap beraksi, Dio ini menyasar pemilik motor yang dikenalnya, salah satunya adalah AT warga Benowo. Oleh Dio, korban diajak ketemuan dan ketika bertemu motor kemudian dipinjam.

Saat meminjam motor, pelaku mengatakan akan mengambil uang di ATM untuk membeli rokok. Namun setelah ditunggu lama, kendaraan tak kunjung dikembalikan oleh Dio.

Motor korban yang dibawa kabur Dio berupa sepeda motor merk Yamaha N Max Nopol L-2516-PY.
“Motor korban warga Benowo Tegal tersebut dibawa kabur oleh Dio,” sebut Kapolsek Wonocolo Kompol Haryoko didampingi Kanit Reskrim Ipda Rokhim, Selasa (2/6/2026).

Setelah adanya laporan itu, Anggota Opsnal Reskrim Polsek Wonocolo melakukan Penyelidikan hingga akhirnya membuahkan hasil. Setelah beberapa, anggota mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku berada di cafe daerah Ngagel Surabaya.

Petugas akhirnya dapat mengamankan pelaku pada Jumat, 15 Mei 2026, sekira pukul 22.00 Wib, Dio ditangkap dan saat di introgasi mengakui semua perbuatannya.

“Motor korban sudah dijual ke pria yang mengaku tinggal di Bungurasih dan saat ini masih dalam pengejaran,” imbuh Haryoko.

Kepada petugas, Dio mengaku menjual motor korban ke penadah seharga Rp. 7.200.000, dan uangnya digunakan untuk foya-foya di cafe.

Diketahui juga jika tersangka Dio sudah beberapa kali beraksi diantaranya, Bulan Desember 2025 menjual sepeda motor Honda Vario warna hitam. Bulan Maret 2026 sepeda motor Honda Beat warna pink. Bulan April 2026, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Pada bulan Mei 2026, 1 unit sepeda motor Honda Vario 160 warna hitam. Bulan Mei 2026, 1 unit sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam. Pada Mei 2026, 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter warna silver. Pada Mei 2026, 1 unit sepeda motor Honda Revo warna hitam.

“Saat ini kami masih mengejar terduga penadah motor tersebut yang sudah ditetapkan daftar pencarian orang atau DPO,” pungkas Kompol Haryoko.(*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *