Polisi Pangkat Aipda Dikeroyok Pemabuk, Baru Tiga Orang Ditangkap Polsek Mulyorejo

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com) – Tersangka dalam Kasus pengeroyokan anggota Unit Intelkam Polsek Mulyorejo bernama AIPDA HN, terus bertambah, Reskrim Polsek sudah amankan tiga orang tersangkanya.

Tiga supir truk warga Jalan Pasar Siap, Kenjeran, Surabaya diamankan oleh Polsek Mulyorejo, Surabaya, pada Rabu (29/4/2026), inisial ER, RU dan SA.

Motif dari aksi pengeroyokan itu dipicu saat ketiganya mabuk terpengaruh minuman beralkohol.
Ketiga pelaku berpesta minuman keras tepat di depan samping pintu masuk SPBU Jalan Kenjeran berseberangan dengan Superindo.

Kapolsek Mulyorejo AKP Desy Ratnasih Dewanti membenarkan akan kejadian tersebut. ” Benar yang dikeroyok adalah anggota Polsek sini, dan anggota mengalami luka di pelipis mata akibat di keroyok. sedangkan untuk pelaku yang terbukti mengeroyok ada 3 orang,” jelasnya, Kamis (30/4/2026).

Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo AKP Joko Susanto menambahkan, berawal dari lima supir sedang mengisi BBM armada truknya, namun barcode BBM yang dimiliki ternyata tidak bisa digunakan alias di blokir.

Semula beberapa supir tidak bisa mengisi BBM berupa solar di SPBU tersebut karena pemblokiran barcode. adanya hal itu sehingga para supir geram dan memutuskan untuk menggelar pesta miras di sekitaran SPBU.

“Dengan adanya pesta miras, menyebabkan sulitnya keluar masuk kendaraan yang akan mengisi BBM, sehingga para operator atau karyawan SPBU melaporkan ke Polisi,” jelas Joko.

Laporan yang disampaikan oleh petugas SPBU direspon cepat oleh anggota intelkam AIPTU HN.
“Adanya laporan didatangi oleh yang piket di lokasi. Kemudian memfoto para supir yang pesta miras guna kepentingan laporan, ternyata para supir itu mengetahui dan tidak terima, hingga melakukan pengeroyokan,” tambah Joko.

Dari penangkalan kepada tiga pelaku bernama ER, RU dan SA, pihak Polsek Mulyorejo melakukan penahanan dan memberikan sangsi pidana tentang pengeroyokan.
“Kasus pengeroyokan ini kami lanjutkan hingga proses hukum dan tidak ada perdamaian,” tutup Joko.(*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *