SURABAYA (Kabarjawatimur) – Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Tri Didik Adiono atau yang akrab disapa Didik Beldex, kembali turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi warga dalam agenda reses tahun sidang ketiga masa persidangan I Tahun Anggaran (TA) 2026.
Reses digelar di wilayah RW 6 RT 12 Tambak Asri, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Jumat (2/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi disampaikan warga yang hadir. Mulai dari permintaan pavingisasi, pemasangan hexos di balai RT, usulan Kader Surabaya Hebat (KSH) untuk warga lanjut usia yang belum mendapatkan bantuan, hingga permintaan plafon terop dan pemasangan CCTV.
Aspirasi tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan fasilitas lingkungan maupun perhatian terhadap warga lansia yang dinilai masih membutuhkan dukungan.
Didik Beldex mengatakan, seluruh masukan warga merupakan bagian penting dari tugasnya sebagai wakil rakyat. Menurutnya, reses menjadi ruang bagi anggota DPRD untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.
“Sebagai wakil rakyat, saya tidak hanya datang untuk mendengar, tetapi juga mencatat dan mengawal aspirasi warga. Apa yang disampaikan hari ini akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan dan mekanisme yang ada,” ujar Didik.
Terkait pavingisasi dan fasilitas lingkungan, Didik menyebut kebutuhan tersebut akan dikoordinasikan dengan instansi terkait agar dapat dipetakan mana yang menjadi prioritas.
Sementara untuk usulan bantuan bagi lansia yang belum menerima bantuan, ia meminta agar persoalan tersebut dapat ditelusuri lebih lanjut, terutama berkaitan dengan data dan kriteria penerima bantuan.
“Kalau ada warga lansia yang memang membutuhkan tetapi belum mendapatkan bantuan, tentu harus kita lihat persoalannya. Data harus dicek dan kita carikan jalan keluarnya sesuai ketentuan,” katanya.
Didik juga menerima usulan pemasangan CCTV sebagai bagian dari kebutuhan keamanan lingkungan. Sedangkan permintaan plafon terop dan hexos balai RT diharapkan dapat menunjang kenyamanan warga ketika menggunakan fasilitas bersama.
Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan dan pengawalan sebagai anggota DPRD Surabaya.
“Reses ini bukan sekadar seremonial. Saya ingin memastikan suara warga benar-benar masuk dalam catatan dan diperjuangkan. Mana yang menjadi kewenangan pemerintah kota akan kita dorong melalui jalur yang tersedia,” pungkas Didik.

