SURABAYA, KABARJAWATIMUR.COM – Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar kader turun langsung ke tengah masyarakat menjadi landasan bagi Abdul Ghoni Muhklas Niam dalam mengawal kebutuhan warga. Salah satunya melalui realisasi bantuan bedah rumah bagi Kasmani, warga Bulak Cumpat, Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak, Surabaya, yang mendapat bantuan dari Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri.
Abdul Ghoni, yang juga anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak, turun langsung meninjau rumah Kasmani bersama Yosep Aji, Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak.
Bagi Abdul Ghoni, kerja politik kader tidak cukup hanya dilakukan melalui rapat dan kegiatan struktural partai. Kader harus hadir di tengah masyarakat, bersentuhan langsung dengan persoalan warga, serta berupaya merealisasikan kebutuhan yang menjadi aspirasi mereka.
Semangat tersebut sejalan dengan program kerakyatan PDI Perjuangan yang menempatkan kepentingan masyarakat sebagai perhatian utama. Kehadiran kader di lapangan diharapkan membuat persoalan warga dapat diketahui secara langsung dan diperjuangkan melalui langkah konkret.
Realisasi bantuan bedah rumah bagi Kasmani menjadi salah satu bentuk tindak lanjut atas kebutuhan hunian layak. Bantuan tersebut diharapkan membawa perubahan bagi kehidupan penerima manfaat, sekaligus menunjukkan pentingnya menghubungkan aspirasi masyarakat dengan kebijakan dan dukungan nyata.
Kasmani menyampaikan terima kasih kepada Syaifuddin Zuhri atas bantuan yang telah direalisasikan. Ia berharap rumahnya dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan memberikan kenyamanan bagi keluarganya.
Melalui kegiatan tersebut, Abdul Ghoni menegaskan pentingnya menjaga kedekatan kader dengan masyarakat. Baginya, menjalankan amanat partai berarti hadir ketika warga membutuhkan, mendengarkan persoalan mereka, dan ikut mengawal agar kebutuhan masyarakat dapat memperoleh penyelesaian.
Dengan demikian, program kerakyatan tidak berhenti sebagai slogan politik, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

