SURABAYA – Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Muhammad Faridz Afif, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Potong Hewan (RPH) Unggas pada Minggu (18/10/2026). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan, fasilitas pendukung, serta proses pemotongan ayam tetap memperhatikan kebersihan dan standar keamanan pangan.
Faridz Afif yang akrab disapa Gus Afif menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi perhatian, termasuk dalam memastikan produk pangan yang beredar memenuhi standar kesehatan dan higienitas.
Dalam kunjungan tersebut, Gus Afif meninjau langsung kondisi bangunan, perkembangan fasilitas, serta proses pengelolaan dan pemotongan ayam yang berlangsung di RPH Unggas.
Menurutnya, kebersihan lingkungan dan fasilitas menjadi aspek penting yang harus dijaga secara konsisten. Hal ini diperlukan agar ayam yang diproses sebelum didistribusikan kepada masyarakat tetap memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.
“Hari Minggu bukan menjadi penghalang untuk terus menjalankan tugas dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” demikian pesan Gus Afif dalam keterangannya.
Sebagai Ketua Komisi B DPRD Surabaya yang membidangi perekonomian dan perdagangan, Gus Afif menaruh perhatian terhadap kualitas pengelolaan fasilitas penunjang distribusi pangan. Pengawasan secara langsung dinilai penting untuk melihat kondisi riil di lapangan sekaligus mendorong perbaikan apabila ditemukan hal-hal yang perlu dibenahi.
Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan RPH, memantau perkembangan bangunan dan sarana pendukung, serta mendorong penerapan standar higienitas dalam setiap tahapan pemotongan unggas.
Gus Afif berharap RPH Unggas dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kebersihan fasilitas, serta memastikan produk ayam yang beredar di masyarakat memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.
Menurutnya, masyarakat berhak memperoleh bahan pangan yang bersih, sehat, higienis, dan aman dikonsumsi. Karena itu, pengelolaan RPH harus dilakukan dengan memperhatikan kualitas fasilitas, kebersihan proses kerja, dan konsistensi penerapan standar keamanan pangan.
Melalui sidak tersebut, Gus Afif mendorong agar pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan RPH Unggas terus dilakukan. Dengan demikian, fasilitas tersebut dapat mendukung distribusi pangan yang aman sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen.

