Komisi D Tinjau Sekolah Rakyat Kedung Cowek, Soroti Kebutuhan SDM dan Layanan

SURABAYA ( Kabarjawatimur) – Komisi D DPRD Kota Surabaya melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya di Kedung Cowek, Selasa (4/8/2026). Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi D dr. Akmarawita Kadir bersama jajaran anggota untuk meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), kesiapan fasilitas, serta layanan pendidikan bagi para siswa.

Rombongan Komisi D yang hadir terdiri atas Ketua Komisi D dr. Akmarawita Kadir, Wakil Ketua Lutfiyah, Sekretaris Arjuna Rizky Dwi Kresnayana, serta anggota William Wira Kusuma, Johari Mustawan, Ajeng Wira Wati, Imam Syafi’i, Zuhrotul Mar’ah, dan dr. Michael Leksodimulyo, MBA., M.Kes.Abdul Malik, Ais Shafiyyah Asfar.

Dalam kunjungan tersebut, para anggota dewan meninjau langsung sarana pendidikan, asrama, ruang belajar, hingga berdialog dengan pengelola sekolah mengenai pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program yang harus mendapat dukungan dari seluruh pihak. Menurutnya, sebagai program yang masih baru, penyelenggaraannya tentu masih memerlukan berbagai penyempurnaan.

“Sekolah Rakyat harus kita dukung. Ini merupakan sesuatu yang baru, sehingga tentu masih ada pekerjaan rumah yang perlu terus dibenahi di sana-sini. Mulai dari penambahan sumber daya manusia (SDM), tenaga pengajar, kebersihan lingkungan, layanan kesehatan, hingga berbagai aspek pendukung lainnya,” ujar Akmarawita.

Ia menilai keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya bergantung pada penyediaan gedung dan fasilitas, tetapi juga pada kualitas layanan yang diberikan kepada para siswa agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.

Karena itu, Akmarawita mendorong Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sosial untuk terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Sosial RI, Kementerian PUPR, serta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

“Kami berharap Pemkot Surabaya melalui Dinas Sosial terus membangun koordinasi yang baik dengan kementerian terkait dan seluruh dinas di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya agar pelaksanaan Sekolah Rakyat semakin optimal. Dengan sinergi yang kuat, berbagai kekurangan dapat disempurnakan sehingga program ini benar-benar mampu mencetak generasi yang berkualitas dan berkarakter,” tegasnya.

Komisi D DPRD Surabaya menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan Sekolah Rakyat melalui fungsi pengawasan agar program tersebut dapat berjalan sesuai harapan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di Kota Surabaya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *