DPRD Soroti Keselamatan Kerja, Proyek APBD 2026 Diminta Rampung Sesuai Target

SURABAYA ( Kabarjawatimur.com) – DPRD Kota Surabaya mengingatkan seluruh proyek yang dibiayai melalui APBD 2026 harus diselesaikan tepat waktu, mengutamakan aspek keselamatan kerja, serta tidak boleh mangkrak. Di sisi lain, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya menargetkan proyek drainase, saluran, rumah pompa, hingga bozem rampung pada Oktober hingga November 2026.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai, menegaskan seluruh pekerjaan fisik yang telah direncanakan dan dianggarkan wajib dilaksanakan sesuai target agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.

“Tentunya apa yang sudah direncanakan dan dianggarkan harus dikerjakan sebagaimana mestinya serta dipastikan sesuai target dan tidak mangkrak supaya hasil pembangunan bisa dirasakan masyarakat,” ujar Bahtiyar, Sabtu (4/7/2026).

Selain ketepatan waktu, Bahtiyar menyoroti pentingnya penerapan standar keselamatan kerja. Ia meminta seluruh pelaksana proyek melakukan evaluasi menyeluruh menyusul insiden kecelakaan pada proyek box culvert yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

“Catatan penting lainnya adalah evaluasi terhadap proses pembangunan agar mengutamakan keselamatan, termasuk keselamatan pengguna jalan, sehingga tidak terjadi lagi musibah yang menimpa warga Surabaya beberapa waktu lalu,” katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Surabaya perlu memperketat pengawasan terhadap kontraktor maupun pelaksana proyek agar setiap pekerjaan memenuhi standar keselamatan dan kualitas yang telah ditetapkan.

DPRD juga memberikan apresiasi atas langkah Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi proyek untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.

Bahtiyar menilai sidak tersebut merupakan bentuk pengawasan langsung yang penting agar seluruh program pembangunan yang telah disepakati bersama DPRD dapat terealisasi tepat sasaran.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Wali Kota dalam sidak beberapa hari terakhir. Poin penting dari kegiatan itu tentunya Pak Wali Kota ingin memastikan langsung program yang telah direncanakan dan disetujui bersama DPRD berjalan sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Ia berharap seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dapat meneladani ketegasan wali kota dalam mengawal pelaksanaan proyek.

“Harapannya ke depan para kepala dinas dan jajaran lainnya bisa mengikuti langkah tegas wali kota terhadap perencanaan yang ada, mengingat semua itu dilakukan untuk kebaikan dan kemajuan Kota Surabaya,” pungkasnya.(KJT02)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *