Ribuan Peserta Meriahkan YPM Carnival 1448 H, Gaungkan Revolusi Hijau Nusantara

SIDOARJO (KABARJAWATIMUR.COM) – Sebanyak 5.100 peserta memeriahkan YPM Carnival 1448 Hijriah yang digelar Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) Taman Sidoarjo dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H.

Kegiatan tahunan yang menjadi tradisi istiqamah YPM tersebut diikuti siswa, mahasiswa, guru, dosen, dan karyawan dari seluruh unit pendidikan di bawah naungan YPM.

Ketua YPM Taman Sidoarjo, Ir. H. Ahmad Makki, mengatakan YPM Carnival tidak sekadar menjadi ajang pawai, tetapi juga wadah mempererat ukhuwah keluarga besar YPM dengan masyarakat.

“YPM Carnival merupakan kegiatan istiqamah yang kami laksanakan setiap tahun. Melalui kegiatan ini seluruh keluarga besar YPM dapat berkumpul, mempererat ukhuwah, sekaligus bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Tahun ini, YPM Carnival mengusung tema “Revolusi Hijau Nusantara, Berkreasi Tanpa Polusi”. Tema tersebut menjadi bagian dari komitmen YPM dalam menanamkan budaya peduli lingkungan kepada seluruh peserta didik.

Menurut Ahmad Makki, berbagai program lingkungan telah dijalankan secara berkelanjutan, mulai dari gerakan terjun ke sungai, pengembangan Hutan Fakaf, program lumbung pangan untuk edukasi ketahanan pangan, hingga pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dan gerakan menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu, Ketua Panitia YPM Carnival, Agung Nugroho, S.Pd., menjelaskan bahwa dari total 5.100 peserta, sekitar 4.750 berasal dari kalangan siswa dan mahasiswa, sedangkan 350 lainnya merupakan guru dan dosen.

Sepanjang rute pawai, peserta menampilkan berbagai kreativitas, mulai dari carnival kostum, mobil hias, patrol, drum band, hingga atraksi seni dan budaya yang mencerminkan semangat inovasi generasi muda.

“Kami membawa tagline Kreasi Tanpa Polusi, Pawai Penuh Prestasi. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak generasi muda terus berkarya sekaligus memiliki kesadaran menjaga lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” kata Agung.

Panitia juga menerapkan konsep pawai ramah lingkungan dengan mengoptimalkan pengurangan sampah selama kegiatan berlangsung. Sampah plastik yang terkumpul akan dikelola dan hasilnya disalurkan untuk kegiatan sosial.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Hasil pengelolaan sampah plastik akan didonasikan kepada sejumlah panti asuhan,” tambah Ahmad Makki.

Melalui semangat kebersamaan, kepedulian lingkungan, dan aksi sosial, YPM Carnival 1448 H diharapkan menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi, serta peduli terhadap masa depan bangsa dan lingkungan. (KJT)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *