Munas dan Konbes NU 2026 di Ploso Kediri Diharapkan Jadi Momentum Penguatan Jam’iyah dan Kemaslahatan Umat

Kediri ( Kabarjawatimur.com) – Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama Tahun 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Forum permusyawaratan tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia itu diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat ukhuwah, memperkokoh jam’iyah, serta memperluas kontribusi bagi umat, bangsa, dan negara.

Anggota DPD RI, Lia Istifhama, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya agenda nasional tersebut. Ia menilai Munas dan Konbes NU memiliki peran penting dalam merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan, terutama dalam menjawab tantangan sosial, keagamaan, dan kebangsaan yang semakin kompleks.

“Semoga forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat soliditas organisasi, memperkokoh nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, serta menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat,” demikian disampaikan Lia Istifhama.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga semangat para muassis (pendiri) NU dalam setiap keputusan organisasi. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus terus menjadi fondasi agar Nahdlatul Ulama tetap adaptif, mandiri, dan berdaya saing di tingkat global tanpa meninggalkan akar tradisi keislaman dan kebangsaan.

Lebih lanjut, ia berharap hasil Munas dan Konbes NU 2026 dapat memperkuat peran NU dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta berkontribusi dalam pembangunan peradaban yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Agenda Munas dan Konbes NU sendiri menjadi salah satu forum penting dalam struktur organisasi Nahdlatul Ulama untuk membahas isu-isu strategis keumatan, kebangsaan, serta evaluasi program organisasi di berbagai tingkatan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *