KEDIRI ( Kabarjawatimur.com)– Bukan sekadar perjalanan jauh, ziarah yang dilakukan warga Perumahan Argowilis Residence, Kabupaten Kediri, menjadi perjalanan hati untuk mengenang jasa para ulama dan wali yang telah berjuang menyebarkan ajaran Islam.
Sebanyak 30 warga mengikuti kegiatan ziarah Wali Limo yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (27–28 Juni 2026). Rombongan yang dipimpin Gus Lora dari Pondok Pesantren Lirboyo tersebut berangkat pada Sabtu pukul 11.00 WIB dan menempuh perjalanan mengunjungi sejumlah makam tokoh besar Islam di Jawa Timur.
Kegiatan ziarah ini juga diikuti oleh jajaran pengurus lingkungan Perumahan Argowilis Residence, di antaranya Ketua RW 09 Arif Suyono, Ketua RT 01 Mas Deny, serta Ketua RT 02 Thomas. Kehadiran para pengurus tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan warga.
Bagi para peserta, perjalanan ini bukan hanya sekadar mengunjungi makam, namun menjadi momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memanjatkan doa, sekaligus mengenang perjuangan para ulama dan wali dalam menyebarkan Islam dengan penuh keteladanan.
Pembina sekaligus tokoh masyarakat Perumahan Argowilis Residence, Abdul Rasyid, mengatakan ziarah tersebut merupakan bagian dari ikhtiar warga untuk mengambil pelajaran dari perjuangan para pendahulu.
“Ziarah ini adalah bentuk penghormatan kita kepada para alim ulama dan wali. Kita datang untuk mendoakan, mengenang perjuangan mereka, serta meneladani semangat dakwah dan kebaikan yang mereka wariskan,” ujar Abdul Rasyid.
Dalam perjalanan tersebut, rombongan mengunjungi sejumlah makam bersejarah, mulai dari Syekh Ihsan Jampes di Kediri, Gus Dur di Jombang, Sayyid Sulaiman Mojoagung, Syekh Jumadil Qubro Mojokerto, hingga Sunan Ampel Surabaya.
Perjalanan spiritual kemudian dilanjutkan ke Bangkalan untuk berziarah ke makam Syaikhona Cholil, lalu menuju Gresik mengunjungi makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim. Rangkaian ziarah berlanjut ke Lamongan di makam Sunan Drajat dan berakhir di Tuban di makam Sunan Bonang.
Sepanjang perjalanan, suasana kebersamaan begitu terasa. Warga saling menjaga, berbagi cerita, dan mengikuti rangkaian doa bersama dengan penuh khidmat. Bagi mereka, perjalanan ini menjadi pengalaman yang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antarwarga.
Abdul Rasyid berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi tradisi baik di lingkungan Perumahan Argowilis Residence.
“Semoga perjalanan ini membawa keberkahan, mempererat persaudaraan warga, serta mengingatkan kita semua untuk terus meneladani akhlak dan perjuangan para ulama serta wali,” pungkasnya.

