SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengajak generasi muda, khususnya Gen Z, agar tidak hanya menjadi pengguna aktif media sosial, tetapi juga memiliki cara berpikir kritis serta kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Armuji saat menghadiri kegiatan bedah buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno di Surabaya, Sabtu (27/6/2026).
Di hadapan mahasiswa, komunitas pemuda, dan peserta kegiatan, Armuji menilai perkembangan teknologi digital membawa banyak peluang, namun juga tantangan. Generasi muda perlu memiliki bekal pemikiran agar tidak mudah terbawa arus informasi.
“Jangan sampai Gen Z hanya sibuk menjadi pengguna media sosial, tetapi kehilangan arah berpikir tentang masa depan bangsa. Pemikiran Bung Karno perlu terus diperkenalkan dengan cara yang dekat dengan generasi muda,” ujar Armuji.
Menurutnya, gagasan Soekarno melalui Marhaenisme masih relevan untuk dikenalkan kembali, terutama dalam menghadapi persoalan zaman seperti ketimpangan sosial, perubahan teknologi, dan tantangan global.
Bedah buku tersebut juga menghadirkan pengamat politik Rocky Gerung yang menyampaikan pentingnya menghidupkan kembali diskusi tentang gagasan besar bangsa.
Sementara itu, penulis buku Airlangga Pribadi Kusman menjelaskan bahwa buku tersebut hadir dari keresahan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari tekanan ekonomi digital hingga persaingan yang semakin ketat.
Melalui pendekatan budaya populer, konsep Marhaenisme dalam buku tersebut dikemas agar lebih dekat dengan anak muda, sehingga tidak hanya dipandang sebagai sejarah, tetapi juga sebagai sudut pandang untuk memahami persoalan masa kini.
Armuji berharap generasi muda Surabaya dapat terus berkembang, tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga mampu melahirkan ide dan gagasan untuk kemajuan Indonesia.

