Surabaya ( Kabarjawatimur.com) – Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhaimin menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat saat menggelar kegiatan Penjaringan Aspirasi Masyarakat dalam agenda Reses Ketiga Masa Sidang Kedua Tahun Anggaran 2026 di wilayah Sidosermo, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari pembangunan lingkungan, perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sejak kegiatan dimulai, antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Masyarakat dari berbagai kalangan hadir dan aktif berdialog secara langsung dengan legislator DPRD Surabaya tersebut.
Dalam sambutannya, Muhaimin menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda rutin atau formalitas kelembagaan DPRD. Menurutnya, reses merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik anggota dewan untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung suara rakyat, sekaligus memperjuangkan kebutuhan warga dalam forum pemerintahan.
Ia menilai aspirasi masyarakat menjadi landasan penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah agar program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan warga di lapangan.
“Semua aspirasi masyarakat akan kami tampung dan perjuangkan agar bisa direalisasikan demi kemajuan lingkungan serta kesejahteraan warga Sidosermo,” ujar Muhaimin.
Ia juga menambahkan bahwa komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat harus terus diperkuat agar pembangunan di Kota Surabaya berjalan lebih tepat sasaran, merata, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan harapan terkait peningkatan kualitas fasilitas umum, perbaikan drainase untuk mengurangi potensi banjir saat musim hujan, penerangan jalan lingkungan, hingga pelayanan administrasi yang lebih cepat dan responsif.
Selain itu, warga juga berharap adanya program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan ibu rumah tangga.
Menanggapi hal tersebut, Muhaimin memastikan seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan dibahas lebih lanjut sesuai kewenangan serta prioritas pembangunan daerah.
“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran wakil rakyat. Karena tugas kami bukan hanya membuat kebijakan di gedung dewan, tetapi juga memastikan kebutuhan warga dapat diperhatikan dan diperjuangkan,” katanya.
Suasana reses berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga tampak aktif berdiskusi serta menyampaikan berbagai masukan secara terbuka. Kegiatan itu juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat.
Warga berharap hasil reses kali ini tidak berhenti sebatas penampungan aspirasi, melainkan benar-benar ditindaklanjuti melalui program nyata yang mampu meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

