SURABAYA ( Kabarjawatimur.com) — Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah mengapresiasi pelaksanaan Festival Rujak Uleg yang digelar di Surabaya Expo Center (SUBEC), Jalan Kusuma Bangsa. Festival tahunan tersebut dinilai tidak hanya menjadi ajang hiburan dan wisata budaya, tetapi juga mampu membentuk ekosistem baru dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Laila menyebut antusiasme masyarakat terhadap festival tersebut sangat tinggi. Berdasarkan data yang diterimanya, jumlah pengunjung yang memadati lokasi acara mencapai sekitar 12 ribu orang dengan estimasi perputaran ekonomi hingga Rp1,2 miliar.
“Festival seperti Rujak Uleg dan event yang menghadirkan ribuan pengunjung sangat dinantikan masyarakat. Selain menjadi wisata, yang utama adalah bagaimana menggerakkan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan,” kata Laila, Senin.11 Mei 2026
Menurutnya, Festival Rujak Uleg kini telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata tahunan unggulan Kota Surabaya yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.
Bahkan sejak tahun 2023, festival tersebut masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI dan tercatat sebagai salah satu dari 125 agenda terbaik nasional.
“Makanan khas Surabaya ini memiliki cita rasa autentik yang selalu dinantikan masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, politisi perempuan tersebut menegaskan bahwa penyelenggaraan festival tidak boleh berhenti pada kemeriahan acara semata. Menurut dia, event berskala besar harus mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor usaha kecil.
Laila menilai kondisi fiskal nasional maupun global saat ini membuat masyarakat membutuhkan ruang ekonomi baru yang dapat menggerakkan usaha warga secara langsung.
Ia juga menyoroti besarnya dampak sektor pariwisata terhadap ekonomi daerah. Kehadiran ribuan pengunjung dalam sebuah festival akan turut menghidupkan sektor kuliner, hiburan, transportasi, hotel hingga berbagai jasa penunjang lainnya.
“Tidak hanya kalangan tertentu yang mendapat berkah dari event itu, tetapi semua harus merasakan dampak ekonominya,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan Festival Rujak Uleg tahun ini, berbagai unsur di Kota Surabaya turut terlibat memeriahkan acara dalam rangka Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya (HJKS), mulai organisasi perangkat daerah, BUMN, hotel, perbankan hingga elemen masyarakat.
Karena itu, Laila mendorong agar festival-festival lain yang memiliki dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat dapat terus diperluas dan diselenggarakan secara rutin.
“Festival yang berdampak pada ekonomi warga harus diperluas,” pungkasnya.

