JAWA TIMUR ( Kabarjawatimur.com)– Pembinaan Prestasi (Binpres) karate Jawa Timur tampil impresif dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Shokaido III yang digelar di Bandar Lampung. Kontingen Jatim sukses memborong total 36 medali dari berbagai nomor pertandingan.
Dari 40 atlet yang diturunkan, Jawa Timur berhasil meraih 15 medali emas, 9 perak, dan 12 perunggu. Capaian ini semakin menegaskan posisi Jatim sebagai salah satu kekuatan utama dalam cabang olahraga karate di tingkat nasional.
Salah satu prestasi menonjol datang dari Tedy Anggoro yang berhasil meraih Juara I pada nomor Kumite Perorangan Senior +84 Kg putra. Tak hanya berlaga, Tedy juga mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk dari Shodan ke Nidan serta Ujian Penataran Wasit Nasional yang diselenggarakan oleh PB Shokaido.
Manajer tim Binpres Karate Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah berjuang maksimal di ajang tersebut.
“Alhamdulillah, hasil ini merupakan buah dari kerja keras dan disiplin para atlet selama menjalani latihan. Kami tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun mental juara serta kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui penataran wasit dan peningkatan jenjang sabuk,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa capaian ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
“Ke depan, kami akan terus melakukan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Target kami bukan hanya mempertahankan prestasi di tingkat nasional, tetapi juga menembus level internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Tedy Anggoro mengaku bersyukur atas capaian yang diraih, sekaligus bangga dapat menjalani berbagai proses pengembangan diri dalam satu ajang.
“Ini menjadi pengalaman berharga bagi saya. Tidak hanya bertanding dan meraih juara, tetapi juga bisa naik tingkat dan mengikuti penataran wasit nasional. Ini bagian dari proses untuk menjadi insan karate yang lebih lengkap,” ungkapnya.
Dengan hasil ini, Binpres Karate Jawa Timur optimistis dapat terus mencetak atlet-atlet berprestasi dan menjaga konsistensi sebagai salah satu daerah unggulan dalam dunia karate nasional.

