Surabaya ( Kabarjawatimur.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya menargetkan perolehan minimal 10 kursi di DPRD Kota Surabaya pada Pemilu mendatang. Target tersebut disampaikan oleh HM Faridz Afif, yang akrab disapa Gus Afif, usai pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Surabaya, Sabtu (4/4/2026).
Menurut Gus Afif yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi B DPRD Surabaya, target tersebut dinilai realistis jika didukung strategi politik yang tepat serta kerja maksimal seluruh kader. Saat ini, PKB memiliki lima kursi di DPRD Surabaya untuk periode 2024–2029.
“Harapannya ke depan PKB Kota Surabaya bisa menjadi pemenang di Surabaya. Minimal kita targetkan 10 kursi,” ujarnya.
Dalam Muscab tersebut turut hadir sejumlah anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PKB, di antaranya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah, serta Tubagus Lukman Amin, Ais Shafiyah Asfar, dan Minun Latif.
Gus Afif menegaskan bahwa kunci kemenangan PKB terletak pada kemampuan kader dalam memahami karakteristik pemilih melalui pendekatan yang disebutnya sebagai “anatomi pemilih”.
Ia menilai, setiap kader harus mampu mengidentifikasi kekuatan basis dukungan di berbagai segmen masyarakat.
“Semua kader PKB harus bisa menganalisis pemilih. Kita ini kuat di mana? Apakah di kalangan ibu-ibu, Gen Z, budayawan, atau struktur kampung. Itu semua harus dipetakan dengan baik,” jelasnya.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar para calon legislatif mampu menjangkau pemilih secara lebih efektif dan terukur, sehingga strategi kampanye dapat disusun secara tepat sasaran.
Lebih lanjut, Gus Afif menyebut Muscab PKB Surabaya menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal partai. Dalam forum tersebut, salah satu agenda utama adalah penentuan arah kebijakan melalui mekanisme musyawarah mufakat.
“Yang terpenting, pada musyawarah ini kita bisa mencapai mufakat dengan menetapkan satu calon yang disepakati bersama,” tuturnya.
Muscab PKB Surabaya diharapkan menjadi langkah awal yang solid dalam menghadapi kontestasi politik mendatang, sekaligus memperkuat posisi PKB di tingkat legislatif Kota Surabaya.

