Ibu Muda Jadi Korban Jambret Bersajam Depan Pos Polisi Siola Surabaya

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)- Seorang wanita berusia 29 tahun menjadi korban aksi kejahatan jalanan berupa jambret bersenjata tajam (Sajam) jenis celurit di perempatan Praban, Tunjungan Surabaya.

Korban bernama Maulida Tri indah asal Malang tersebut pada Senin, 9 Februari 2026 sekira pukul 19.27 melapor ke Polsek genteng jika telah menjadi korban kekerasan jambret di perempatan Praban Tunjungan tepatnya di pos polisi samping gedung Siola.

Ibu muda yang tinggal didaerah Sememi Benowo Surabaya ini kehilangan kalung emas serta liontin digondol oleh pelaku yang mengendarai Honda Vario berjumlah 2 orang dan situasi saat itu ramai dan macet.

Sebelum kejadian, ibu muda beranak satu tersebut melintas di perempatan Blauran Tunjungan tiba-tiba dipepet oleh dua orang pelaku yang mengendarai Honda Vario, sejurus kemudian berhasil menarik paksa Mas yang ditaksir mencapai kerugian hingga 16 juta rupiah tersebut

Kepada media ini korban menceritakan awal mula kejadian jambret Kalung yang menimpanya itu. Ketika dirinya hendak membeli martabak Mak Ndut, kemudian dari arah Kedungdoro mengarah ke BG junction dirinya diduga sudah dibuntuti terduga pelaku jambret hingga lampu merah perempatan Tunjungan Siola.

Ketika itu jalanan macet sehingga motor melaju pelan dan kadang berhenti. Pada saat korban melintas dijalan Praban, sebelum berbelok ke Jalan Tunjungan tepatnya di depan Pos Polisi Tunjungan tersebut pelaku mengeksekusi kalung korban.

“Saya sempat kaget dan teriak jambret-jambret tapi tidak ada yang nolong, takutnya pelaku bawa Sajam. Padahal suasana saat itu ramai dan pelaku langsung tancap gas kabur,” singkat korban, Kamis (12/2/2026).

Pelaku yang berbadan agak gemuk memakai jaket motor Vario dan bermasker tersebut tampak kabur melaju kencang kearah Jalan Genteng Kali lurus Undaan.

Ketika dikonfirmasi terkait kejadian tersebut Kanit Reskrim Polsek Genteng Polrestabes Surabaya Iptu Vian Wijaya membenarkan jika korban sudah melapor setelah menjadi korban jambret.

Saat ini polisi terus menyelidiki kasus tersebut guna mengungkapkan dan mengamankan pelaku. (*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *