Keluhkan Banjir Perkotaan Akibat Penataan Drainase, Warga Minta Anggota DPRD Gresik Carikan Solusi

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Penataan drainase di sejumlah titik wilayah perkotaan dianggap belum mampu menampung volume air hujan hingga menimbulkan genangan air atau banjir yang masuk ke permukiman. Oleh karena itu, warga pun meminta solusi kepada wakil rakyat atas persoalan itu.

Keluhan ini disampaikan warga kepada Anggota DPRD Gresik Ahmad Nurhamim saat menggelar Serap Aspirasi dari Masyarakat (Reses) masa persidangan I tahun 2023 di Balai RW Kelurahan Gending, Kecamatan Gresik pada Senin (12/2/2023) kemarin.

“Warga mengeluhkan banjir kota karena penataan drainase dan trotoar yang belum tuntas di Jalan Pangsud, Kapten Dulasim, dan Usman sadar,” kata Politkus Partai Golkar Nurhamim.

Menanggapi aspirasi warga konstituennya, Nurhamim berjanji akan menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan OPD terkait. Sebab hingga saat ini, belum ada perencanaan pembangunan drainase perkotaan yang terintegrasi.

“Belum ada desain perencanaan pembangunan di perkotaan yang terintegrasi, padahal zaman SQ di beberapa ruas sudah dibangun saat ini tinggal diteruskan aja, biar tuntas problemnya,” terang pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Gresik ini.

Jika drainase dibangun secara terintegrasi, Nur Hamim optimis permasalahan banjir khususnya di wilayah perkotaan dapat teratasi. Oleh karena itu, program pembangunan penataan drainase wilayah perkotaan ini harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Pemkab segera menyusun rencana penataan drainase di perkotaan berbasis integrasi antar drainase yang sudah ada, dilanjutkan dengan kajian dampak teritorial yang saat ini menjadi titik-titik terjadinya banjir,” pungkasnya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *