SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji, melontarkan tantangan politik kepada kader partainya di Daerah Pemilihan (Dapil) 5. Ia menargetkan PDI-P mampu menyapu bersih kemenangan di sembilan kecamatan pada Pemilu 2029.
Tantangan tersebut disampaikan Armuji yang juga Wakil Wali Kota Surabaya saat membuka Musyawarah Ranting (Musran) PDI-P Surabaya Dapil 5 di Gedung Perjuangan, Jalan Jugruk Rejosari, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Sabtu (17/10/2026) malam.
Di hadapan kader dan pengurus partai, Armuji menegaskan bahwa pengurus ranting merupakan ujung tombak perjuangan politik PDI-P. Karena itu, setiap kader dituntut memiliki keberanian, loyalitas, dan kesungguhan dalam menjalankan tugas organisasi.
“Pengurus ranting ini adalah ujung tombaknya partai. Ikut PDI-P itu tidak boleh ragu-ragu. Harus tegak lurus dan mempunyai nyali keberanian,” tegas Armuji.
Ia mengingatkan, kekuatan partai tidak cukup dibangun melalui konsolidasi struktural. Kader juga harus mampu menjaga kedekatan dengan masyarakat dan hadir langsung untuk menjawab persoalan warga.
Armuji meminta pengurus ranting tidak hanya aktif dalam kegiatan internal partai, tetapi juga turun ke lapangan untuk mendengar keluhan, melihat kondisi masyarakat, serta mengawal aspirasi agar ditindaklanjuti oleh kader PDI-P yang bertugas di lembaga legislatif maupun eksekutif.
“Yang penting kalian mau turun ke bawah, mau mendengar, mau melihat apa yang menjadi hambatan warga dan keluhan warga. Sampaikan kepada petugas partai kita yang ada di DPRD Kota Surabaya, DPRD Provinsi, maupun DPR RI,” ujarnya.
Menurut Armuji, kerja politik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi kunci untuk memperkuat kepercayaan publik. Kader harus membuktikan bahwa keberadaan partai memberikan manfaat nyata bagi warga.
Target Menang di Sembilan Kecamatan
Armuji secara khusus menyoroti tantangan elektoral PDI-P di wilayah Dapil 5. Ia menyebut partainya sebelumnya hanya meraih kemenangan di dua kecamatan dari sembilan kecamatan yang menjadi sorotan dalam konsolidasi tersebut.
Hasil itu, menurut dia, harus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh kader untuk memperkuat kerja organisasi sekaligus meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.
Ia meminta kader tidak minder menghadapi persaingan politik. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu untuk bekerja lebih keras, memperluas jangkauan politik, dan memperkuat basis dukungan masyarakat.
“Tidak usah terlalu minder, tidak usah patah semangat. Tetap semangat. Yang penting kalian mau turun ke bawah,” tandasnya.
Armuji pun menegaskan target politik yang harus diperjuangkan bersama, yakni memenangkan PDI-P di seluruh wilayah sasaran.
“Nanti, Pemilu 2029 kita sapu bersih supaya semuanya bisa menang,” serunya, yang disambut semangat para kader.
Target tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi jajaran pengurus untuk memastikan konsolidasi partai tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan, tetapi berlanjut menjadi kerja politik yang terukur dan berkelanjutan.
Konsolidasi 21 Ranting
Musran PDI-P Surabaya Dapil 5 pada hari pertama diikuti pengurus dari lima kecamatan, yakni Pakal, Sambikerep, Asemrowo, Tandes, dan Benowo, dengan total 21 ranting.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris DPC PDI-P Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, bersama jajaran pengurus DPC lainnya. Syaifuddin memimpin jalannya musyawarah ranting.
Dalam kesempatan itu, Armuji secara resmi membuka Musran sekaligus mengajak seluruh kader memperkuat soliditas organisasi dan menjaga semangat perjuangan hingga tingkat paling bawah.
Ia juga menyinggung posisi PDI-P dalam pemerintahan Kota Surabaya, baik di jajaran eksekutif maupun legislatif. Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi dorongan bagi kader untuk semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bagi Armuji, kemenangan politik tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya struktur organisasi. Kemampuan kader dalam menyerap aspirasi, memperjuangkan kepentingan warga, serta menjaga kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi kontestasi mendatang.
Dengan konsolidasi 21 ranting tersebut, PDI-P Surabaya Dapil 5 didorong memperkuat kesiapan organisasi dan memperluas dukungan politik. Targetnya jelas: meningkatkan perolehan suara dan mewujudkan ambisi menyapu bersih kemenangan pada Pemilu 2029.

