SURABAYA (KabarJawatimur) – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur mengajak seluruh elemen pemuda untuk ikut menjaga situasi tetap aman, kondusif, dan stabil. Imbauan ini dinilai penting untuk memastikan pembangunan daerah terus berjalan dan tidak terganggu oleh berbagai potensi konflik di tengah masyarakat.
Pimpinan DPD KNPI Jawa Timur sekaligus pengurus DPP KNPI, Himawan Probo Pamungkas, SE., mengatakan pemuda memiliki posisi strategis sebagai salah satu pilar pembangunan bangsa.
Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga harus mampu menyaring setiap informasi secara kritis, terutama berbagai isu yang beredar melalui media sosial.
“Pemuda sebagai pilar utama pembangunan bangsa memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim sosial yang harmonis. Karena itu, seluruh elemen pemuda diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya dan tidak terpengaruh informasi yang menyesatkan, terutama di media sosial,” ujar Himawan, Kamis (27/8).
Ia menegaskan, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, serta keberlanjutan pembangunan di berbagai sektor.
Sebaliknya, situasi yang tidak kondusif berpotensi menghambat pembangunan dan pada akhirnya memberikan dampak kepada masyarakat luas.
Karena itu, KNPI Jatim mendorong pemuda untuk mengambil peran aktif dengan mengedepankan sikap bijak dalam menyikapi berbagai persoalan sosial.
“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi, bukan justru ikut memperkeruh keadaan. Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar, tetapi harus disampaikan dengan cara yang dewasa dan tetap menjaga persatuan,” tegasnya.
Himawan juga mengajak pemuda Jawa Timur memperkuat persatuan di tengah keberagaman serta memperbanyak kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pemuda, lanjut dia, juga diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menjaga ketertiban dan kedamaian di lingkungan masing-masing.
“Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh sumber daya yang dimiliki, tetapi juga oleh stabilitas dan kondusivitas yang dijaga bersama seluruh elemen masyarakat, terutama pemuda,” pungkasnya.

