SURABAYA ( Kabarjawatimur) – Proyek yang berada di kawasan Simorejo Timur, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, menuai keluhan dari warga. Mereka menilai aspek keselamatan di lokasi pekerjaan masih minim sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun pejalan kaki yang setiap hari melintas.
Pantauan di lapangan, warga menyebut area pekerjaan belum dilengkapi pengamanan yang memadai, seperti pagar pembatas, rambu peringatan, maupun lampu pengaman. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan, terutama saat malam hari ketika jarak pandang pengendara terbatas.
“Apakah harus menunggu ada orang tercebur atau menjadi korban kecelakaan dulu baru dipasang pagar pengaman dan lampu peringatan? Keselamatan warga seharusnya menjadi prioritas sejak awal pekerjaan dimulai,” keluh salah seorang warga yang melintas.
Menurut warga, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja proyek, tetapi juga untuk melindungi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi. Mereka berharap pelaksana proyek segera melengkapi seluruh fasilitas pengamanan agar risiko kecelakaan dapat dicegah.
Warga juga meminta instansi terkait turun tangan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek, sehingga seluruh standar keselamatan benar-benar diterapkan selama pekerjaan berlangsung.
Hingga berita ini ditulis, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga mengenai minimnya pengamanan di lokasi pekerjaan.

