Surabaya ( Kabarjawatimur.com) – Generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karena itu, Karang Taruna dan Generasi Z (Gen Z) di tingkat RW maupun kelurahan perlu diberi ruang lebih luas agar mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif sekaligus menciptakan inovasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, usai mengikuti rapat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun Anggaran 2025 bersama camat dan lurah se-Kota Surabaya, Selasa (14/7/2026).
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, berbagai program kepemudaan yang selama ini berjalan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun, pelaksanaannya harus benar-benar tepat sasaran sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
“Saya melihat program Karang Taruna dan Gen Z di masing-masing RW dan kelurahan sudah sangat baik. Yang terpenting adalah bagaimana program tersebut dijalankan secara tepat sasaran sehingga mampu mendorong pemberdayaan masyarakat sekaligus mengembangkan potensi ekonomi kreatif di lingkungan sekitar,” ujar Anas.
Ia menilai generasi muda Surabaya memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor digital, UMKM, industri kreatif, pemasaran produk lokal hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan dukungan pemerintah, potensi tersebut diyakini mampu melahirkan pelaku-pelaku usaha baru yang memperkuat perekonomian warga.
Menurut Anas, Karang Taruna dan Gen Z tidak boleh hanya menjadi wadah kegiatan kepemudaan semata. Lebih dari itu, keduanya harus mampu menjadi motor penggerak lahirnya inovasi, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat kampung.
“Karang Taruna dan Gen Z harus diberi kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, mereka bisa menjadi penggerak ekonomi kreatif sekaligus menciptakan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi lingkungan,” katanya.
Anas juga mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji yang terus mendorong camat dan lurah aktif turun ke tengah masyarakat untuk memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan warga.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, Karang Taruna, dan generasi muda menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.
“Komisi A mengapresiasi langkah Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang terus mendorong camat dan lurah hadir di tengah masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang kuat, program pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat akan berjalan lebih efektif,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah terus memperluas ruang partisipasi bagi Karang Taruna dan Gen Z dalam setiap program pembangunan. Dengan begitu, generasi muda tidak hanya menjadi penerus pembangunan, tetapi juga menjadi penggerak lahirnya ekonomi kreatif baru yang mampu membuka lapangan usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat kampung.

