PT Smelting Perkuat Komitmen Eliminasi TBC, Gandeng Dinkes Gresik Bentuk Desa Siaga

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – PT Smelting terus memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Gresik. Melalui program CSR, perusahaan pengolahan tembaga itu berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dan Human Initiative membentuk Desa Siaga TBC.

Komitmen sebagai langkah nyata mempercepat penemuan kasus, pendampingan hingga pemulihan pasien TBC tersebut, ditegaskan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan penandatanganan MoU Desa Siaga TBC yang digelar di Aston Gresik Hotel, Selasa (30/6/2026).

Asisten Manajer Office GA PT Smelting, Muh Fuad mengatakan, program eliminasi TBC telah dijalankan perusahaan sejak 2019 dan kini memasuki periode kedua yang berlangsung hingga 2030. Pada tahap awal, PT Smelting menetapkan lima desa di kawasan ring satu perusahaan sebagai proyek percontohan, yakni Roomo, Sukomulyo, Tlogopojok, Lumpur, dan Tanggulrejo.

“Program ini merupakan wujud komitmen PT Smelting untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kami berharap Desa Siaga TBC ini dapat menjadi model yang nantinya diterapkan di desa-desa lain di Kabupaten Gresik,” ujar Fuad.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik, Mukhibatul Khusnah, mengapresiasi dukungan PT Smelting dalam memperkuat upaya pemerintah mencapai target eliminasi TBC di Kabupaten Gresik pada 2028, dua tahun lebih cepat dibanding target nasional 2030.

Menurutnya, Desa Siaga TBC merupakan tindak lanjut program prioritas nasional yang menjadi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto. Setelah Dinkes memulai sosialisasi pada 2025, tahun ini PT Smelting bersama Human Initiative mengambil peran melalui pendampingan intensif di lima desa dan kelurahan sebagai proyek percontohan.

“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat penemuan kasus TBC sehingga pasien dapat segera menjalani pengobatan hingga sembuh,” katanya.

Berdasarkan data Dinkes Gresik, sejak Januari hingga 27 Juni 2026 tercatat sebanyak 1.439 kasus TBC di Kabupaten Gresik. Melalui sinergi berbagai pihak, target eliminasi TBC pada 2028 diharapkan dapat tercapai.

Sementara itu, Deputy Regional Human Initiative Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY, Deny Ferdyansyah, menjelaskan dukungan PT Smelting tidak hanya berhenti pada pembentukan Desa Siaga TBC. Perusahaan juga memberikan pendampingan bagi pasien melalui bantuan paket makanan tambahan (PMT) selama masa pengobatan.

“Tahun ini sebanyak 300 pasien TBC akan menerima paket makanan tambahan setiap bulan. Dengan masa pengobatan minimal enam bulan hingga satu tahun, PT Smelting telah menyiapkan sekitar 3.600 paket PMT untuk membantu mempercepat pemulihan pasien,” ujarnya.

Selain itu, PT Smelting bersama Human Initiative juga melanjutkan program renovasi ventilasi rumah bagi pasien TBC yang memiliki kondisi hunian kurang sehat. Pada periode pertama pelaksanaan program, sebanyak 72 rumah telah mendapatkan perbaikan ventilasi guna meningkatkan sirkulasi udara dan pencahayaan.

Komitmen perusahaan juga diwujudkan melalui pemberian beasiswa bagi anak-anak pasien TBC, program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan peternakan ayam petelur di Kecamatan Bungah. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga pasien sekaligus mendukung keberhasilan upaya eliminasi TBC di Kabupaten Gresik secara berkelanjutan.

Reporter : Azharil Farich

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *