Surabaya – Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, H. Lutfiyah, S.Psi., mengingatkan para orang tua untuk aktif mengikuti setiap tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung.
Pesan tersebut disampaikan dalam rapat Komisi D DPRD Surabaya bersama Dinas Pendidikan Kota Surabaya yang membahas kesiapan pelaksanaan SPMB tahun ajaran baru.
Menurut Lutfiyah, banyak persoalan yang muncul setiap tahun bukan karena sistem bermasalah, melainkan karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap jadwal dan mekanisme pendaftaran yang telah ditetapkan.
Ia mengimbau orang tua untuk tidak menunda pengecekan data maupun dokumen yang menjadi syarat pendaftaran. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan titik domisili rumah sudah terverifikasi dengan benar dalam sistem sebelum menentukan pilihan sekolah.
Selain itu, masyarakat diminta memanfaatkan kesempatan untuk mencari informasi sebanyak mungkin melalui kanal resmi Dinas Pendidikan Surabaya. Dengan memahami aturan sejak awal, orang tua dapat menentukan pilihan sekolah yang sesuai tanpa harus panik menjelang penutupan pendaftaran.
Lutfiyah juga mengajak masyarakat mengubah pola pikir mengenai sekolah favorit. Menurutnya, kualitas pendidikan di sekolah negeri Surabaya terus ditingkatkan secara merata sehingga setiap sekolah memiliki peluang yang sama untuk mencetak siswa berprestasi.
“Yang terpenting adalah memilih sekolah yang sesuai dengan kebutuhan anak dan dekat dengan tempat tinggal, sehingga proses belajar dapat berjalan lebih efektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, Dispendik Surabaya telah menyiapkan layanan helpdesk untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan selama proses SPMB berlangsung. Karena itu, warga tidak perlu ragu untuk meminta pendampingan apabila menemui kendala teknis maupun administratif.
Melalui pengawasan DPRD dan kesiapan Dispendik, pelaksanaan SPMB 2026 diharapkan berlangsung tertib, transparan, serta memberikan kemudahan bagi seluruh warga Surabaya dalam mengakses layanan pendidikan.

