Umsura Resmi Jadi Venue Piala Wali Kota Surabaya 2026 Cabor E-Sport, ESI Surabaya Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Digitalisasi


SURABAYA ( Kabarjawatimur.com) — Universitas Muhammadiyah Surabaya resmi ditunjuk sebagai official venue gelaran bergengsi Piala Wali Kota Surabaya 2026 untuk Cabang Olahraga (Cabor) E-Sport. Kepastian tersebut lahir usai kunjungan silaturahmi sekaligus penjajakan kerja sama strategis yang dilakukan pengurus Esports Indonesia (ESI) Surabaya dengan jajaran rektorat Umsura.

Pertemuan yang berlangsung hangat itu menjadi langkah awal membangun ekosistem e-sport yang edukatif, sehat, dan berorientasi pada pengembangan generasi muda di Kota Surabaya.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua ESI Surabaya, Achmad Nurdjayanto yang juga merupakan Anggota Komisi C DPRD Surabaya sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama di bidang pengembangan talenta digital, pembinaan atlet e-sport, hingga edukasi pemanfaatan teknologi bagi mahasiswa dan generasi muda.

Achmad Nurdjayanto menyampaikan apresiasi atas sambutan terbuka dari pihak Umsura yang dikenal dengan julukan “Kampus Para Juara”. Menurutnya, e-sport saat ini bukan sekadar hiburan, melainkan cabang olahraga masa depan yang berkembang pesat di era digital dan sangat dekat dengan generasi muda.


“E-sport adalah olahraga yang sangat dekat dengan dunia digital. Karena itu, dunia pendidikan memiliki peluang besar untuk mengambil peran dalam edukasi digitalisasi melalui irisan dunia e-sport,” ujar Achmad, Kamis (21/5/2026).

Sebagai langkah konkret awal, ESI Surabaya menetapkan Umsura sebagai pusat pelaksanaan kompetisi Piala Wali Kota Surabaya 2026 Cabor E-Sport yang dijadwalkan berlangsung pada 13–14 Juni 2026. Turnamen tersebut diperkirakan akan diikuti lebih dari 700 peserta usia remaja dari berbagai wilayah di Kota Surabaya.

Sementara itu, Rektor Umsura, Mundakir, menyatakan kesiapan penuh pihak kampus dalam mendukung penyelenggaraan ajang tersebut. Ia menilai e-sport memiliki dimensi edukasi yang luas apabila diarahkan secara positif, termasuk dalam mengasah kemampuan komunikasi internasional para peserta.

Menurutnya, melalui interaksi global saat bertanding dengan pemain lintas negara, atlet muda dituntut mampu menggunakan bahasa asing dan meningkatkan kemampuan bilingual mereka.

“Umsura siap menjadi rumah bagi para atlet e-sport. Hal ini sejalan dengan semangat dan jargon Umsura sebagai ‘Kampus Para Juara’,” tegasnya.

Selain menyediakan fasilitas dan infrastruktur kampus yang memadai demi kelancaran turnamen, Umsura juga ingin menjadikan ajang ini sebagai wadah pembinaan atlet-atlet muda potensial di Surabaya.

Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Umsura. Kehadiran para pimpinan kampus itu menegaskan bahwa kolaborasi antara ESI Surabaya dan Umsura tidak berhenti pada pelaksanaan Piala Wali Kota Surabaya 2026 semata.

Ke depan, kedua pihak berkomitmen membangun program-program berbasis pendidikan dan digitalisasi guna melahirkan atlet e-sport yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga unggul secara akademik dan berkarakter.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *