SURABAYA ( Kabarjawatimur.com) – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji, mengajak masyarakat menjadikan Hari Santri Nasional 2026 sebagai momentum untuk mengenang sekaligus meneladani perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Armuji menegaskan, peran ulama dan santri memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah bangsa. Perjuangan mereka tidak hanya berkaitan dengan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menyangkut pengorbanan jiwa dan raga demi mempertahankan kemerdekaan.
“Untuk mengenang dan meneladani santri, itu tidak lepas dari para ulama dan santri. Jasa mereka luar biasa dan ikut serta mempertahankan kemerdekaan,” ujar Armuji.
Menurutnya, Kota Surabaya juga memiliki sejarah perjuangan yang tidak bisa dilepaskan dari pengorbanan para ulama dan santri. Mereka yang gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan merupakan bagian dari para syuhada yang patut dikenang dan dihormati.
Karena itu, Armuji berharap peringatan Hari Santri Nasional tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk memahami sejarah perjuangan bangsa sekaligus meneladani semangat pengabdian, keberanian, dan keikhlasan para pendahulu.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menghargai kontribusi santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menjaga persatuan serta merawat nilai-nilai kebangsaan.
Saat diminta menyampaikan satu kata untuk santri, Armuji memberikan jawaban singkat penuh semangat.
“Santri itu keren, santri itu hebat!” tegas Wakil Walikota surabaya
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa santri memiliki posisi penting dalam perjalanan bangsa. Semangat perjuangan para ulama dan santri di masa lalu diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk berkontribusi bagi agama, masyarakat, dan Indonesia.

