SURABAYA ( Kabarjawatimur.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di The Southern Hotel Jemursari, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menegaskan arah perjuangan partai di tengah masyarakat.
Ketua Harian DPP PKB sekaligus anggota DPRD Kota Surabaya, Ais Shafiyah Asfar atau yang akrab disapa Ning Ais, menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan Muscab tersebut. Ia menegaskan, Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan sarana penting untuk memperkuat soliditas partai hingga ke tingkat bawah.
“Semoga Muscab PKB Surabaya berjalan lancar dan menjadi momentum konsolidasi yang kuat untuk mempererat struktur partai,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Menurut Ning Ais, kekuatan struktur yang solid menjadi fondasi utama dalam memperkuat peran politik PKB. Dengan organisasi yang rapi dan terorganisir, ia optimistis partai akan semakin efektif dalam menjalankan fungsi pelayanan dan perjuangan bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PKB, M. Hasanuddin Wahid, yang turut hadir dalam pembukaan Muscab, menekankan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai formalitas semata. Ia menyoroti pentingnya “politik kehadiran” sebagai identitas utama PKB.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya diukur dari capaian elektoral, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran PKB mampu memberikan solusi nyata atas persoalan masyarakat.
“PKB harus hadir untuk rakyat, melayani rakyat, dan menjunjung tinggi integritas,” tegasnya.
Ia juga berharap PKB di berbagai daerah, termasuk Surabaya, mampu menjadi kekuatan politik yang tidak hanya besar secara organisasi, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“PKB harus menjadi rumah besar perjuangan yang mendorong Kota Surabaya semakin maju, adil, dan sejahtera,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ning Ais menekankan pentingnya sinergi antar kader, baik di struktur partai maupun di legislatif, agar gerak PKB di Surabaya semakin terarah dan berdampak nyata.
Melalui Muscab ini, ia berharap lahir kepengurusan baru yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“PKB harus benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya secara politik, tetapi juga dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.
Dengan semangat konsolidasi tersebut, PKB Surabaya diharapkan semakin kokoh sebagai rumah besar perjuangan politik yang berpihak pada kepentingan rakyat serta berkontribusi dalam mendorong pembangunan kota yang inklusif dan sejahtera.

