Kabarjawatimur.com– Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-X di aula pertemuan kantor LDII, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Selasa (14/4/2026).
Mengusung tema “Peningkatan SDM Unggul, Profesional Religius, Menuju Terwujudnya Sukses Nawa Karsa Kabupaten Gresik”, Musda ini menjadi momentum penting bagi LDII dalam merumuskan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan. Sekaligus memperkuat peran strategis dalam pembangunan daerah.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus LDII Gresik, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, tokoh masyarakat, serta perwakilan Forkopimda. Suasana Musda berlangsung khidmat mencerminkan komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki nilai religius dan profesionalitas.
Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menyampaikan apresiasi atas kontribusi LDII selama ini dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan stabilitas sosial di tengah masyarakat.
“Peran LDII sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif. Ini menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Dokter Alif juga menyoroti tema yang diangkat dalam Musda ke-X tersebut yang dinilai selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Gresik melalui program Nawa Karsa.
“Apalagi dalam tema Musda kali ini LDII juga menyebutkan akan turut mewujudkan sukses Nawa Karsa. Semoga apa yang menjadi visi dan misi LDII bisa sejalan dengan program pemerintah daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH Moch Amrodji Konawi, menegaskan bahwa program kerja LDII Gresik ke depan diharapkan mampu bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah, terutama dalam bidang pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, LDII memiliki komitmen untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, mandiri, serta memiliki daya saing di tengah tantangan zaman.
“Program kerja lima tahun ke depan diharapkan tidak hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga bisa membersamai program-program yang telah dicanangkan oleh Pemkab Gresik,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan SDM menjadi fokus utama karena dinilai sebagai kunci dalam menghadapi perkembangan global, termasuk tantangan di bidang sosial, ekonomi, dan keagamaan.
Melalui Musda ini, LDII Gresik juga diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan yang visioner serta program-program yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, Musda menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja organisasi sebelumnya sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.
Dengan semangat kolaborasi dan sinergi, LDII Gresik optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Reporter : Azharil Farich

