SURABAYA ( Kabarjawatimur.com) – Reuni bukan sekadar ajang temu kangen. Di halaman Gedung A.G. Pringgodigdo, Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Sabtu (28/3/2026), ribuan cerita masa lalu dan harapan masa depan bertaut dalam satu momentum bertajuk “Satukan Kenangan Bangun Masa Depan”.
Sekitar 1.000 alumni lintas generasi memadati lokasi sejak sore hari. Mereka datang dari berbagai penjuru dengan latar belakang profesi yang beragam—mulai dari hakim, jaksa, advokat, akademisi, hingga pejabat publik dan pengusaha—namun tetap disatukan oleh satu almamater yang sama.
Atmosfer kebersamaan terasa kental, bahkan ketika hujan sempat mengguyur kawasan kampus. Alih-alih surut, semangat para alumni justru semakin menguat. Mereka bertahan, berbagi cerita, dan menikmati setiap rangkaian acara hingga selesai.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam reuni akbar tersebut, di antaranya Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum IKA Unair Khofifah Indar Parawansa, Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non-Yudisial Dwiarso Budi Santiarto, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Tiyas Widiarto.
Kehadiran jajaran pimpinan universitas dan para dekan semakin menegaskan pentingnya momen ini dalam memperkuat jejaring alumni.
Dalam keterangannya, Khofifah menegaskan bahwa ikatan alumni memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Menurutnya, Fakultas Hukum Unair telah melahirkan banyak figur penting di tingkat nasional, sehingga sinergi antara alumni dan almamater harus terus dijaga dan diperkuat.
“Forum seperti ini bukan hanya mempertemukan kenangan, tetapi juga menjadi ruang membangun kolaborasi untuk masa depan yang lebih besar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IKA FH Unair, Syaiful Ma’arif, menekankan bahwa reuni akbar ini menjadi momentum menyatukan kembali seluruh alumni dalam satu visi besar.
Ia menegaskan pentingnya menjaga nilai dan reputasi besar Fakultas Hukum Unair yang selama ini telah menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia, sekaligus mendorong alumni untuk terus berkontribusi dan unggul di berbagai bidang.
Ketua Panitia Reuni Akbar, Cuk Ellyanto, turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, mulai dari pemerintah daerah, para donatur, hingga sponsor.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Ibu Gubernur Jawa Timur, para donatur, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya reuni akbar ini,” ujarnya.
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, reuni ini juga menghadirkan hiburan yang membangkitkan nostalgia. Penampilan dari Padi Reborn menjadi salah satu momen paling dinanti.
Lagu-lagu hits yang dibawakan sukses menghidupkan suasana, membuat para alumni larut dalam kenangan masa muda mereka.
Reuni akbar ini menjadi bukti bahwa ikatan emosional antara alumni dan almamater tidak lekang oleh waktu. Lebih dari sekadar pertemuan, acara ini menjadi titik temu antara kenangan, jejaring, dan komitmen untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih kuat, baik bagi Fakultas Hukum Unair maupun Indonesia.

