BOJONEGORO (Kabarjawatimur.com) – Rencana perayaan 3 Dekade PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) yang akan menggelar konser Band Ungu masih menjadi tema perbincangan. Terlebih, pasca munculnya statement jika event tersebut bakal diselenggarakan tanpa modal dan hanya mengandalkan mitra serta sponsorship.
Seperti pernyataan salah satu Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri yang turut hadir dalam konferensi pers BPR beberapa waktu lalu. Ia menyampaikan bahwa dalam mendatangkan band ungu tidak ada dana BPR yang keluar.
“Dari penjelasan direktur BPR bahwa acara mendatangkan band ungu tidak ada dana BPR yang keluar,” tulisnya dalam pesan WhatsApp, Senin (30/3/2026).
Menjawab keraguan publik tentang prosentase kemungkinan multiplayer effect dari event besar tersebut, Lasuri menyampaikan keyakinannya meski hanya untuk satu hari dan bukan berkelanjutan.
“Terkait dengan apakah acara nanti bisa mendatangkan multi player efek tentu itu bagian dari harapan kami, utamanya dari hotel, parkir, pedagang UMKM meski hanya 1 hari, sewa stadion,” ungkapnya.
Saat ditanyakan tentang kapasitas hadirnya DPRD dalam jumpa pers, Lasuri menegaskan pihaknya hanya sebagai tamu undangan karena BPR merupakan mitra kerja Komisi B.
Sementara itu, pendapat lain yang kontras juga muncul dari salah satu warga Bojonegoro, ia menilai event tersebut tak ubahnya hanya bentuk spekulasi bermodal tinggi atau justru sebuah Konspirasi kepentingan tertentu.
” Logikanya yang punya hajat siapa? yang mendapat branding siapa? yang diuntungkan siapa? yang mengeluarkan modal siapa? seberani itukah event organizer dan mengapa tidak menggunakan bendera EO nya sendiri saja. Ini spekulasi atau konspirasi,” ujarnya.
Di sisi lain, hingga berita ini ditayangkan, Dirut PT BPR Bank Daerah Bojonegoro, Sutarmini belum menjawab konfirmasi dan masih memilih bungkam.
Reporter : Pradah Tri W

