Semangat Hari Pahlawan, Akmarawita Kadir Apresiasi Jiwa Kepahlawanan Guru Dan Nakes

SURABAYA ( Kabarjawatimur.com) – Semangat kepahlawanan tidak hanya tercermin dari perjuangan mengangkat senjata di medan pertempuran, tetapi juga hadir dalam pengabdian dan perjuangan sehari-hari untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Momentum Hari Pahlawan 10 November 2026 menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada mereka yang terus berjuang melalui profesi, karya, dan pengabdian, mulai dari guru, tenaga kesehatan (nakes), generasi muda hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua Komisi D DPRD Surabaya sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Dr. Akmarawita Kadir, menyampaikan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mengambil bagian dalam membangun bangsa melalui bidang masing-masing.

Menurutnya, pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 mengajarkan nilai keberanian, persatuan, pengorbanan, dan pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut harus terus diwariskan dan diwujudkan dalam kehidupan masyarakat modern.

Akmarawita secara khusus mengapresiasi perjuangan para guru yang dengan penuh dedikasi mendidik dan mencerdaskan generasi penerus bangsa. Guru bukan sekadar pengajar, melainkan juga pembentuk karakter dan penanam nilai moral serta kebangsaan.

“Guru adalah pahlawan pendidikan. Di tangan para guru, masa depan generasi bangsa dibentuk. Dedikasi, kesabaran, dan pengabdian mereka merupakan bagian penting dari perjuangan membangun Indonesia,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada tenaga kesehatan yang senantiasa berada di garda pelayanan kemanusiaan. Ketulusan dalam merawat pasien, menjaga kesehatan masyarakat, dan memberikan pelayanan tanpa membeda-bedakan merupakan wujud nyata jiwa kepahlawanan.

Tak kalah penting, Akmarawita memberikan penghargaan kepada generasi muda yang terus mengembangkan potensi, menorehkan prestasi, berinovasi, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Ia juga menilai para pelaku UMKM memiliki semangat perjuangan tersendiri. Ketekunan membangun usaha, mempertahankan lapangan pekerjaan, menggerakkan ekonomi keluarga, dan membuka kesempatan kerja bagi orang lain merupakan kontribusi nyata bagi perekonomian bangsa.

“Setiap profesi memiliki medan perjuangannya masing-masing. Guru berjuang melalui pendidikan, nakes melalui pelayanan kesehatan, pemuda melalui kreativitas dan prestasi, sedangkan pelaku UMKM melalui perjuangan menggerakkan ekonomi masyarakat. Semuanya memiliki nilai kepahlawanan,” tuturnya.

Akmarawita juga mengajak masyarakat memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan semangat positif, membagikan informasi sejarah, kisah perjuangan, serta pesan persatuan. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan untuk membangun optimisme dan memperkuat rasa kebangsaan, bukan menjadi ruang penyebaran kebencian dan perpecahan.

Ia berharap peringatan Hari Pahlawan tidak berhenti pada seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, gotong royong, dan semangat pengabdian.

“Pahlawan masa kini adalah mereka yang bekerja dengan jujur, mendidik dengan tulus, melayani dengan sepenuh hati, berani berinovasi, dan terus memberikan manfaat bagi sesama. Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan karya dan pengabdian nyata untuk Surabaya dan Indonesia,” pungkasnya.

Dr. AKMARAWITA KADIR
Ketua Komisi D DPRD Surabaya
Ketua DPD Partai Golkar Surabaya

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *