GRESIK, (Kabarjawatimur.com) — Ratusan peserta memeriahkan Festival Ngubek Tambak di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Minggu (18/10/2026). Para peserta didominasi petani atau buruh tambak yang berlomba menangkap ikan menggunakan tangan kosong.
Festival ini digelar oleh Infogresik bersama Pemdes Randuboto untuk memperingati HUT ke-16 Infogresik sekaligus HUT ke-2 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Randuboto.
Dalam lomba menangkap ikan, Aminin meraih juara pertama setelah mendapatkan ikan seberat 6,1 kilogram. Posisi kedua ditempati Hapik dengan tangkapan 5,9 kilogram, sedangkan Miskal menempati urutan ketiga.
Selain ngubek tambak dan memancing, festival ini juga diisi lomba melukis telur dan daur ulang sampah. Anggota DPRD Gresik, Muhammad Ainul Yaqin dan Ricke Mayumi, turut hadir sebagai juri lomba.
Kepala Desa Randuboto Andhi Sulandra mengatakan, festival tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi desa sekaligus menunjukkan manfaat pengelolaan sampah melalui TPS3R.
Andi menegaskan, pengelolaan sampah yang baik dapat berjalan berdampingan dengan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
“Harapannya, potensi yang ada di Desa Randuboto bisa terus dieksplorasi dan dikembangkan,” ujar Andhi.
CEO Infogresik Muhammad Irwan mengatakan, kegiatan ini merupakan kelanjutan kolaborasi dengan Pemdes Randuboto yang telah dimulai melalui Festival Sate Kerang pada tahun sebelumnya.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Irwan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik Sri Subaidah mengapresiasi penyelenggaraan festival yang mengangkat kearifan lokal masyarakat pesisir sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan.
Menurut dia, kegiatan seperti lomba bank sampah dan kebersihan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.
Reporter : Azharil Farich

