Gus Afif Desak Aspirasi Infrastruktur Kenjeran Segera Direalisasikan, Usulan Setahun Mandek

SURABAYA (Kabar Jawa Timur) – Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Muhamad Faridz Afif, menyoroti belum terealisasinya sejumlah usulan pembangunan infrastruktur lingkungan di Kecamatan Kenjeran. Padahal, sebagian usulan warga, mulai dari pavingisasi, pembangunan box culvert hingga penerangan jalan umum (PJU), telah disurvei sejak setahun lalu.

Persoalan tersebut mencuat saat Afif menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Surabaya, yang meliputi Kecamatan Kenjeran, Semampir, Tambaksari, dan Pabean Cantian.

Afif mengungkapkan, persoalan belum terealisasinya usulan infrastruktur terjadi hampir di seluruh kelurahan di Kecamatan Kenjeran, di antaranya Bulak Banteng, Tambak Wedi, Tanah Kali Kedinding, dan Sidotopo Wetan.

“Banyak yang pavingisasi, box culvert dan PJU belum ditindaklanjuti oleh pemerintah kota. Baik yang sudah disurvei maupun yang belum, semuanya belum ada yang terealisasi,” ungkap Afif.

Ia menyayangkan adanya usulan yang telah melalui survei lapangan sejak setahun lalu, tetapi hingga kini belum mendapatkan tindak lanjut nyata.

“Yang lebih parah, sudah disurvei setahun yang lalu, tetapi belum terealisasi,” tegasnya.

Menurut Afif, kebutuhan infrastruktur lingkungan harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan aktivitas dan kenyamanan masyarakat. Pavingisasi dibutuhkan untuk menunjang akses jalan lingkungan, box culvert untuk mendukung sistem drainase, sedangkan PJU penting bagi keamanan warga pada malam hari.

Karena itu, Afif mendorong dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya agar segera menindaklanjuti dan merealisasikan usulan warga sesuai skala prioritas serta ketentuan yang berlaku.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut agar tidak berhenti sebatas pendataan dan survei lapangan.

Afif berharap, koordinasi dengan perangkat daerah terkait dapat memperjelas status setiap usulan, termasuk rencana pelaksanaan dan target penyelesaiannya.

“Harapannya, usulan-usulan warga ini segera ditindaklanjuti dan direalisasikan. Kami akan terus mengawal agar persoalan yang disampaikan masyarakat bisa segera tuntas,” demikian semangat yang ditegaskan Afif.

Melalui pengawalan tersebut, ia berharap kebutuhan infrastruktur di wilayah Surabaya Utara, khususnya Kecamatan Kenjeran, dapat segera terpenuhi sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *