Warga Tembok Lor Curhat PIP dan Desil, Didik Beldex Siap Kawal hingga Terealisasi

SURABAYA (Kabarjawatimur)– Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Tri Didik Adiono atau yang akrab disapa Didik Beldex, menggelar reses tahun sidang ketiga masa persidangan I Tahun Anggaran (TA) 2026 di wilayah RW 3 Tembok Lor, Surabaya, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Didik Beldex untuk menyerap langsung aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Sejumlah keluhan krusial warga berkaitan dengan persoalan pendidikan, mulai dari bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), data desil, hingga bantuan kuliah gratis.

Reses tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. Dalam kesempatan itu, Armuji juga membagikan bingkisan gratis kepada warga yang hadir.

Di hadapan Didik Beldex, warga menyampaikan keluhan terkait akses bantuan PIP. Warga berharap program bantuan pendidikan tersebut dapat benar-benar menyasar anak-anak yang membutuhkan dan tidak terkendala persoalan administrasi maupun pendataan.

Persoalan desil juga menjadi perhatian warga. Mereka mempertanyakan mekanisme pendataan kondisi sosial ekonomi yang dapat memengaruhi akses terhadap sejumlah program bantuan pemerintah.

Warga berharap pendataan dilakukan secara lebih tepat dan sesuai kondisi riil di lapangan. Sebab, perbedaan antara kondisi ekonomi sebenarnya dengan data yang tercatat dapat berdampak pada kesempatan masyarakat memperoleh bantuan pendidikan.

Tak hanya itu, warga juga menyampaikan aspirasi mengenai bantuan kuliah gratis. Mereka berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mempunyai kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terbebani persoalan biaya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Didik Beldex menyatakan siap mengawal dan membantu merealisasikan kebutuhan warga.

“Kami siap mengawal aspirasi warga. Terutama terkait PIP, persoalan desil dan bantuan kuliah gratis. Ini menyangkut masa depan anak-anak warga, sehingga harus kita perjuangkan,” tegas Didik.

Menurutnya, reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk mendengar secara langsung persoalan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga selanjutnya akan menjadi bahan untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Didik menegaskan, aspirasi warga tidak boleh berhenti sebatas disampaikan dalam forum reses. Ia berkomitmen untuk mengawal setiap persoalan yang menjadi kewenangannya agar dapat ditemukan solusi dan direalisasikan.

“Jangan sampai aspirasi warga berhenti hanya dalam forum reses. Kami akan bantu dan kawal agar ada tindak lanjut dan solusi,” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *