Surabaya ( Kabarjawatimur.com) – Pimpinan Cabang Fatayat NU Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi perempuan melalui program Scaling Up UMKM Literasi Digital yang diselenggarakan bekerja sama dengan Mercy Corps. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM perempuan agar mampu beradaptasi dan berkembang di era digital.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam tujuh kelas yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Surabaya dengan jumlah peserta antara 25 hingga 35 orang di setiap kelas dan berlangsung selama tiga bulan. Adapun lokasi pelatihan meliputi dua kelas di Kecamatan Gunung Anyar serta masing-masing satu kelas di Kecamatan Rungkut, Tambaksari, dan Wonokromo. Tambaksari kembali menjadi wilayah penguatan basis peserta dalam program ini.
Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi terkait literasi digital, strategi pemasaran online, pengelolaan usaha berbasis teknologi, hingga penguatan branding produk. Program ini diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM, khususnya kader Fatayat NU, untuk naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar digital.
Koordinator Bidang Ekonomi Fatayat NU Surabaya, Indah, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman.
“Perempuan harus mampu berdaya secara ekonomi, dan literasi digital menjadi kunci utama untuk mengembangkan usaha di era saat ini,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Mercy Corps, Devina, mengapresiasi semangat para peserta serta sinergi yang terjalin dalam program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membuka peluang usaha yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Ketua Fatayat NU Surabaya, Camelia Habiba yang akrab disapa Ning Habiba mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah Fatayat ke-76 dengan tema “Maju, Berdaya dan Berdampak, Nahdlatul Tujjar.”
“Harapannya bukan hanya melahirkan UMKM, tetapi juga melahirkan entrepreneur perempuan menuju kemandirian organisasi,” ungkapnya.
Program ini juga melibatkan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Setelah sesi pembelajaran selesai, para mahasiswa akan melakukan pendampingan kepada peserta pelatihan agar usaha mereka benar-benar berkembang dan naik level.
Melalui kegiatan ini, Fatayat NU Surabaya berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh sekaligus menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing dalam menggerakkan roda ekonomi berbasis komunitas secara berkelanjutan.

