Surabaya ( Kabarjawatimur.com) – Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menetapkan Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya periode 2024–2029 menggantikan almarhum Dominikus Adi Sutarwijono yang wafat.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDIP Jawa Timur, Didik Prasetiyono, mengatakan keputusan tersebut merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang berjalan sesuai ketentuan partai.
“Keputusan ini diambil sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya di Surabaya, Rabu.22 April 2026
Menurut Didik, penetapan itu tertuang dalam surat keputusan DPP PDIP sebagai tindak lanjut konsolidasi internal partai, sekaligus memastikan keberlanjutan kepemimpinan di lembaga legislatif daerah tetap berjalan sesuai aturan.
Dalam kesempatan itu, DPP PDIP juga menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum Adi Sutarwijono yang dinilai telah menjalankan amanah rakyat dengan dedikasi tinggi. Partai turut mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Melalui surat keputusan tersebut, H. Syaifuddin Zuhri, S.Sos., resmi ditetapkan sebagai Ketua DPRD Surabaya periode 2024–2029. Penetapan itu disebut sebagai amanat organisasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
DPP PDIP menegaskan bahwa jabatan Ketua DPRD bukan sekadar posisi struktural, melainkan bentuk kepercayaan rakyat yang harus dijaga dengan integritas, kerendahan hati, dan komitmen terhadap kepentingan publik.
Selain itu, amanah tersebut menuntut kesungguhan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, menjaga marwah lembaga legislatif, serta memastikan fungsi pengawasan dan penganggaran berpihak pada rakyat.
Seluruh proses pengesahan dan penetapan selanjutnya diharapkan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, disertai konsolidasi internal yang solid agar roda organisasi dan pemerintahan daerah tetap stabil.
“Tujuan akhirnya adalah memastikan DPRD benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Surabaya melalui kerja-kerja yang konkret, responsif, dan berpihak pada rakyat,” kata Didik.

