BANYUWANGI – Warga Dusun Maduran, Kampung Pabrikan, Desa Rogojampi, mengaku semakin resah dengan perilaku sejumlah oknum remaja yang kerap bermain petak umpet pada tengah malam.
Aktivitas tersebut dinilai tidak hanya mengganggu ketenangan, tetapi juga merugikan warga.
Salah seorang warga, Suhaili, mengungkapkan bahwa saat dirinya sedang berada di luar kota, ia mengetahui adanya tindakan mencurigakan dari rekaman kamera CCTV di rumahnya. Dalam rekaman tersebut, terlihat dua anak membuka terpal mobil miliknya yang terparkir di halaman.
“Saya sedang ke luar kota, saya tahunya dari rekaman kamera CCTV ada dua anak yang sedang membuka terpal mobil,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini dirinya belum mengetahui kondisi pasti mobilnya setelah kejadian tersebut.
“Saya masih di luar kota, masih belum tahu bagaimana kondisi mobil saya yang sempat dibuka terpalnya,” jelas Suhaili.
Menindaklanjuti kejadian itu, ia pun melaporkan kepada pihak RT/RW setempat dengan harapan para remaja tersebut dapat ditegur dan tidak mengulangi perbuatannya. Namun, setelah laporan disampaikan, oknum remaja tersebut justru kembali berulah.
Bahkan, mereka sempat terekam kamera CCTV mengacungkan jari tengah saat warga hendak berangkat melaksanakan salat Idul Fitri.
Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan perilaku para remaja yang sering berkendara secara ugal-ugalan di depan gang rumah. Mereka kerap membuat kebisingan dan bertindak kurang sopan saat melintas.
“Anak-anak remaja ini sering kali ngece naik motor di depan gang rumah dengan kurang sopan, membawa seng dan naik motor dengan ugal-ugalan,” tambahnya.
Atas kondisi tersebut, warga berharap pemerintah Dusun maupun Desa Rogojampi bersama unsur tiga pilar dapat segera mengambil langkah tegas dan solutif.
Diharapkan, situasi keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat dapat kembali terjaga serta tidak berkembang ke arah yang lebih meresahkan. ***

