SURABAYA ( Kabarjawatimur.com)– Perhatian Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, terhadap kebutuhan masyarakat di Kecamatan Sambikerep mendapat apresiasi warga Dukuh Bulu Jaya RT 1 RW 4, Kelurahan Lontar.
Warga menyampaikan terima kasih atas perhatian terhadap pemasangan 51 titik penerangan jalan umum (PJU) di lingkungan mereka. Namun, masyarakat berharap kepedulian tersebut tidak berhenti pada penerangan jalan, melainkan berlanjut pada pembenahan infrastruktur hingga program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Ketua RT setempat, Khamim, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Syaifuddin Zuhri yang akrab disapa Abah Ipuk. Menurutnya, perhatian terhadap PJU menjadi salah satu bentuk kepedulian yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Meski demikian, ia berharap masih ada tindak lanjut terhadap kebutuhan warga lainnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Abah Syaifuddin Zuhri atas perhatian dan bantuannya. Harapan kami, kepedulian ini tidak berhenti di PJU saja, tetapi bisa dilanjutkan untuk persoalan lainnya, termasuk Rutilahu dan pembenahan infrastruktur lingkungan,” ungkap Khamim.jumat 6/11/2026
Apresiasi serupa disampaikan Ketua RW 4, Haji Kusno Wijaya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Syaifuddin Zuhri atas perhatian terhadap lingkungan Dukuh Bulu Jaya.
Menurut Haji Kusno, masih banyak kekurangan infrastruktur di wilayahnya yang membutuhkan perhatian. Karena itu, ia berharap penanganannya dapat dilakukan secara bertahap, tidak hanya di satu RT, tetapi juga menjangkau RT lainnya.
Selain infrastruktur, Haji Kusno turut menyoroti persoalan pendataan desil masyarakat. Ia menyebut masih ditemukan ketidaksesuaian antara data dengan kondisi ekonomi warga sebenarnya.
Karena itu, ia berharap verifikasi dan pemutakhiran data dilakukan secara cermat agar warga yang benar-benar membutuhkan tidak terlewatkan dari program bantuan pemerintah.
Sementara itu, Marudi selaku Ketua Tim Horeg binaan Syaifuddin Zuhri yang ditugaskan di Kecamatan Sambikerep turut mengawal komunikasi dan aspirasi masyarakat di wilayah tersebut.
Bagi warga Dukuh Bulu Jaya, hadirnya 51 titik PJU menjadi perhatian yang patut disyukuri. Namun, kebutuhan masyarakat masih jauh lebih luas. Pembenahan infrastruktur, perbaikan rumah tidak layak huni, hingga ketepatan sasaran bantuan sosial masih menjadi pekerjaan yang perlu mendapat perhatian.
Warga berharap aspirasi dari tingkat RT dan RW dapat terus dikawal sehingga pembangunan dan program bantuan pemerintah benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

