Kasus Influenza Melonjak, Akmarawita Kadir Minta Dinkes Surabaya Perketat Pantauan

SURABAYA (Kabarjawatimur) – Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya meningkatkan pemantauan dan langkah pencegahan menyusul meningkatnya kasus influenza di Kota Pahlawan.

Akmarawita mengatakan, influenza merupakan infeksi virus yang umumnya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, masyarakat tetap perlu mewaspadai penyebarannya, terutama terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, orang dewasa, dan lanjut usia yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Menurutnya, gejala influenza antara lain demam, sakit kepala, pilek atau hidung tersumbat, hingga batuk. Meski sebagian besar kasus dapat pulih tanpa penanganan khusus, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian apabila terjadi pada kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi.

“Di tengah melonjaknya kasus influenza di Surabaya beberapa akhir ini, kami meminta Dinkes segera melakukan koordinasi untuk pencegahan agar tidak semakin melonjak. Masyarakat juga perlu terus diingatkan pentingnya menerapkan pola hidup sehat, antara lain melalui puskesmas dan instansi kesehatan lainnya sampai ke tingkat RT/RW,” ujar Akmarawita Kadir di Surabaya, Rabu (16/9/2026).

Ia mengungkapkan, peningkatan kasus influenza bahkan disebut berdampak pada pelayanan kesehatan. Salah satu rumah sakit di Surabaya, kata dia, mengalami kepenuhan pasien di ruang anak dalam sekitar sepekan terakhir.

Akmarawita menjelaskan, influenza disebabkan oleh virus influenza yang terdiri atas beberapa tipe. Virus influenza A dan B, misalnya, umumnya menyebar secara musiman dan dapat menimbulkan gejala lebih berat, terutama pada orang dengan penyakit penyerta.

“Kondisi sekarang ini musim pancaroba dari hujan ke musim panas, maka influenza mudah menyebar. Maka kita juga harus menjaga imunitas tubuh agar tidak mudah terkena influenza,” terangnya.

Ketua DPD Partai Golkar Surabaya tersebut juga mengimbau masyarakat meningkatkan daya tahan tubuh selama masa pancaroba. Caranya dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta rajin mencuci tangan.

Bagi masyarakat yang sedang sakit, ia mengingatkan agar menggunakan masker dan menjaga jarak untuk mengurangi risiko penularan kepada orang lain.

“Langkah preventif Dinkes Kota Surabaya saat ini patut diapresiasi dan harus terus ditingkatkan dengan berbagai metode yang ada guna menekan kasus influenza,” katanya.

Selain langkah pencegahan, Akmarawita menilai sosialisasi kepada masyarakat juga perlu diperkuat. Edukasi mengenai gejala, pencegahan, serta langkah antisipasi terhadap virus influenza dinilai penting agar masyarakat tidak menganggap remeh penyakit tersebut.

“Kita berharap Dinkes Kota Surabaya terus memantau kasus ini, sehingga tidak menyebar terlalu tinggi. Kepada masyarakat tetap menjaga kesehatan dan fisik tubuh, jangan terlalu lelah dan mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat,” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *