SURABAYA,(kabarjawatimur.com)- Adanya informasi jika pelaku penyekapan dan juga pemerkosaan terhadap wanita di Makassar kabur dan berada di Surabaya langsung ditindaklanjuti oleh aparat.
Tim Jatanras Polrestabes Makassar yang tiba di Surabaya langsung bergabung dengan Tim Jatanras, Resmob Polrestabes Surabaya serta tim Siber Polda Jatim guna mengetahui keberadaan terduga pelaku.
Pelaku yang belakang diketahui inisial FR, 30, akhirnya berhasil dibekuk saat tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Penangkapan terhadap pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap seorang wanita berinisial MA, 21, di Makassar tersebut dibenarkan oleh Kanit Jatanras Iptu Evan Cecar.
“Penangkapan itu dilakukan oleh tim Jatanras Polrestabes Makassar yang dibackup penuh Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” kata Iptu Evan, Senin (18/5/2026).
Unit Jatanras melakukan
penangkapan terhadap lelaki berinisial FR yang merupakan pelaku pemerkosaan dan pencurian dengan modus loker pekerjaan ART dan babysitter.
Pelaku ditangkap di Kota Surabaya setelah melakukan aksi di Kota Makassar dengan korban seorang wanita yang terjerumus ke perangkap pelaku dengan modus menjadi ART dan babysitter.
Tersangka yang mengetahui aksinya viral kemudian melarikan diri dan berencana melakukan modus yang sama di Kota Surabaya.
Pada saat di tangkap di Surabaya pelaku memberontak dan sempat melakukan perlawanan namun berhasil dikendalikan oleh personil gabungan.
Pada saat pengecekan TKP dan pengembangan barang bukti di Makassar, pelaku kembali memberontak dan mencoba melarikan diri, oleh karena itu personil memberikan tindakan tegas terukur kepada pelaku.
Diketahui, selain kasus pemerkosaan dan pencurian dengan modus ART dan babysitter, diketahui pelaku juga melakukan pencurian dan penggelapan sepeda motor di Kabupaten Takalar.(*)

